Skip to content
Wednesday, 26 August 2026
KOLOMBOLA.COM
FOOTBALL
NEWSROOM
La Liga

Vinicius Junior Bukan Satu-satunya Penyebab Xabi Alonso Dipecat Real Madrid

SHARE

KOLOMBOLA.COM – Xabi Alonso hanya bertahan 233 hari setelah ditunjuk menggantikan Carlo Ancelotti pada musim panas 2025. Masa kerjanya berakhir pada Januari 2026 usai kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.

Hubungan Alonso dan Vinicius Junior memang memburuk sepanjang musim. Namun, menyebut winger Brasil itu sebagai satu-satunya penyebab kegagalan Alonso dinilai mengabaikan persoalan taktik dan hasil buruk yang dialami Real Madrid.

Ketegangan keduanya memuncak ketika Vinicius berjalan ke ruang ganti setelah ditarik keluar dalam laga El Clasico pada Oktober. Situasi itu kemudian semakin rumit karena hubungan keduanya tak kunjung membaik.

Jamie Carragher, yang pernah bermain bersama Alonso di Liverpool, bahkan menyebut Alonso kehilangan pekerjaannya karena Vinicius. “Jika kita benar-benar jujur, Xabi Alonso kehilangan pekerjaannya karena Vinicius Junior,” ujar Carragher dalam acara Monday Night Football.

Vinicius juga disebut tak ingin memperpanjang kontrak selama Alonso masih menangani tim. Ia sempat meminta maaf atas perilakunya dalam El Clasico, tetapi tidak menyebut nama Alonso dalam pernyataannya.

Meski demikian, masalah Alonso di Real Madrid tidak berhenti pada relasinya dengan Vinicius. Sejumlah keputusan taktiknya ikut dipertanyakan, termasuk saat memainkan Vinicius di sisi kanan ketika menghadapi PSG pada semifinal Piala Dunia Antarklub yang berakhir 0-4.

Alonso juga memainkan Jude Bellingham yang baru pulih pada Derby Madrid di Metropolitano. Hasilnya, Real Madrid kalah telak 2-5 setelah sebelumnya tampil sempurna pada awal musim.

Keputusan lain yang mencolok terjadi saat menghadapi Elche. Vinicius ditempatkan di bangku cadangan, sementara Fran Garcia dimainkan sebagai wingback kiri. Real Madrid sempat tertinggal 0-2 sebelum akhirnya menyamakan kedudukan setelah Vinicius masuk.

Rangkaian hasil buruk semakin memperlemah posisi Alonso. Real Madrid hanya meraih satu kemenangan sepanjang November, lalu kehilangan poin melawan Rayo Vallecano, Elche, dan Girona.

Masalah berlanjut pada Desember ketika Los Blancos kalah 0-2 dari Celta Vigo. Kekalahan di Liga Champions dari Liverpool dan Manchester City juga memperburuk situasi, sementara mereka harus bekerja keras lewat dua gol Kylian Mbappe untuk menyingkirkan Talavera di Copa del Rey.

Dengan situasi tersebut, sulit menyimpulkan bahwa Vinicius Junior adalah penyebab tunggal pemecatan Alonso. Faktor taktik, hasil pertandingan, dan dinamika internal tim sama-sama berperan besar dalam akhir masa jabatannya di Santiago Bernabeu.

Setelah kepergian Alonso, Real Madrid memasuki era baru bersama Jose Mourinho. Sementara itu, Alonso memulai petualangan baru di Chelsea dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Fulham.

Di sisi lain, Real Madrid masih berjuang mempertahankan awal positif mereka di La Liga 2026-27 setelah menang 2-1 atas Espanyol lewat gol Carlos Espi pada menit ke-90.

Sumber: Sports Illustrated