Mimpi Besar Ruben Amorim di AC Milan: Dominasi Serie A dan Raih Bintang Kedua
KOLOMBOLA.COM – Ruben Amorim datang ke AC Milan dengan target besar. Ditunjuk menggantikan Massimiliano Allegri pada Juni lalu, pelatih asal Portugal itu langsung dihadapkan pada tugas berat untuk mengembalikan Rossoneri ke jalur juara.
Penunjukan Amorim terjadi hanya enam bulan setelah ia mengakhiri masa kerjanya bersama Manchester United. Kini, di San Siro, ia membawa ambisi yang tidak sederhana: membawa Milan kembali dominan di Serie A.
Musim lalu menjadi periode yang mengecewakan bagi Milan setelah gagal mengamankan tiket Liga Champions untuk musim kedua secara beruntun. Karena itu, Scudetto menjadi prioritas utama Amorim pada musim pertamanya bersama Rossoneri.
Jika berhasil merebut gelar Serie A, Milan akan mengoleksi titel liga ke-20 sekaligus meraih bintang kedua di atas lambang klub. Terakhir kali Milan juara Serie A adalah pada musim 2021/2022, dan sejak itu mereka belum kembali konsisten bersaing di papan atas.
“Ketika Anda mempertaruhkan diri dan menantang diri sendiri, maka Anda harus berusaha untuk menang sebanyak mungkin,” kata Amorim.
“Tentu saja, kami ingin memenangkan bintang kedua. Saya tahu itu akan sulit; ada seribu variabel. Tantangan terbesar? Sulit untuk mengatakannya sekarang,” sambungnya.
Bagi Amorim, target Milan bukan sekadar meraih satu trofi. Ia ingin membangun fondasi yang membuat Rossoneri mampu mendominasi kompetisi domestik dalam jangka panjang. Menurutnya, dominasi di Serie A akan menjadi langkah awal kebangkitan Milan.
“Tujuan utama kami saat ini adalah mendominasi liga. Segala sesuatu yang lain akan mengikuti,” ucap Amorim.
Pelatih berusia 41 tahun itu juga menegaskan bahwa tantangan bersama Milan merupakan bagian dari proyek besar yang ingin ia hadapi. Ia menyebut ambisinya bukan hanya tentang hasil sesaat, melainkan membangun sesuatu yang ikonik dan bersejarah.
“Saya tahu betul bahwa ini adalah tantangan. Ini selalu lebih dari sekadar ungkapan atau slogan: itu berarti menjadi bagian dari sejarah seseorang atau sesuatu yang ikonik. Itulah jenis tantangan yang ingin saya hadapi,” tegasnya.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
