Ronaldo Masuk Daftar, Ini 5 Pemain Tertua yang Pernah Tampil di Piala Dunia
KOLOMBOLA.COM – Bagi sebagian pemain, kesempatan tampil di Piala Dunia datang ketika karier sudah mendekati akhir. Namun, sejumlah nama justru membuktikan bahwa pengalaman dan mental kuat tetap bisa bersaing di level tertinggi.
Sejumlah pemain, baik kiper maupun pemain lapangan, pernah menorehkan sejarah sebagai peserta tertua di turnamen empat tahunan itu. Penampilan mereka menjadi cerita yang terus dikenang penggemar sepak bola dunia.
Berikut lima pemain tertua yang pernah tampil di Piala Dunia.
5. Pat Jennings (41 tahun)
Pat Jennings mencatat sejarah saat membela Irlandia Utara menghadapi Brasil pada Piala Dunia 1986. Laga itu menjadi penampilan terakhirnya di Piala Dunia ketika ia berusia 41 tahun.
Kiper legendaris tersebut tampil tepat pada hari ulang tahunnya di turnamen besar terakhirnya. Meski begitu, pertandingan tidak berjalan mudah karena Brasil menang 3-0.
Jennings sebenarnya sudah pensiun dari sepak bola liga setelah musim 1984/1985. Ia kehilangan posisi utama di Arsenal, tetapi tetap menjaga kebugaran dengan bermain untuk tim cadangan Tottenham Hotspur.
Sepanjang kariernya, Jennings dikenal sebagai salah satu kiper terbaik dalam sejarah sepak bola. Ia mencatat lebih dari 1.000 pertandingan di level tertinggi dan membela Irlandia Utara sebanyak 119 kali.
4. Cristiano Ronaldo (41 tahun, 132 hari)
Cristiano Ronaldo masuk daftar pemain tertua dalam sejarah Piala Dunia saat memperkuat Portugal pada edisi 2026. Penampilannya melawan Republik Demokratik Kongo membuatnya mencatat sejarah baru.
Ronaldo menjadi pemain lapangan tertua yang menjadi starter dalam pertandingan Piala Dunia. Ia hanya berada di bawah Essam El Hadary jika menghitung seluruh posisi, termasuk penjaga gawang.
Kapten Portugal itu juga menjadi pemain kedua yang tampil di enam edisi Piala Dunia berbeda. Sebelumnya, pencapaian serupa hanya dibuat Lionel Messi sejak 2006 hingga 2026.
Ronaldo masih berpeluang mengejar rekor pemain tertua jika mampu tampil pada Piala Dunia 2030. Dengan final turnamen itu diperkirakan berlangsung saat usianya 45 tahun, peluang tersebut tetap terbuka jika kondisi fisiknya terjaga.
3. Roger Milla (42 tahun, 39 hari)
Roger Milla menjadi salah satu pemain paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia bersama Kamerun. Pada Piala Dunia 1994, ia tampil saat berusia 42 tahun dan masih mampu mencetak gol.
Milla mencetak gol hiburan dalam kekalahan Kamerun dari Rusia dengan skor 6-1. Gol itu membuatnya menjadi pencetak gol tertua dalam sejarah Piala Dunia, rekor yang masih bertahan hingga kini.
Karier Milla penuh perjuangan sejak awal. Ia tumbuh dengan bermain sepak bola di jalanan Yaounde menggunakan bola sederhana karena fasilitas sepak bola saat itu sangat terbatas.
Ia sempat pensiun dari sepak bola internasional sebelum Piala Dunia 1990. Namun, permintaan Presiden Kamerun membuatnya kembali bermain dan membawa negaranya mencetak sejarah.
Pada Piala Dunia 1990 di Italia, Milla menjadi sorotan dunia berkat gol dan selebrasinya di sudut lapangan. Ia membantu Kamerun menjadi negara Afrika pertama yang mencapai perempat final Piala Dunia.
2. Faryd Mondragon (43 tahun, 3 hari)
Faryd Mondragon membuat sejarah bersama Kolombia pada Piala Dunia 2014 di Brasil. Ia masuk lapangan pada laga terakhir fase grup melawan Jepang dan memecahkan rekor pemain tertua saat itu.
Pelatih Kolombia memberi kesempatan kepada Mondragon ketika tim sudah memastikan lolos ke babak berikutnya. Penampilan tersebut menjadi momen spesial bagi kiper veteran itu.
Mondragon juga memiliki rekor lain, yakni jarak waktu penampilan terpanjang antara dua pertandingan Piala Dunia, hampir 16 tahun. Sebelumnya, ia tampil pada Piala Dunia 1998 di Prancis sebagai penjaga gawang utama Kolombia.
Setelah Piala Dunia 2014, Mondragon mengumumkan pensiun dari sepak bola. Ia menutup karier internasional setelah debut pertama bersama Kolombia pada 1993.
1. Essam El Hadary (45 tahun, 161 hari)
Essam El Hadary menjadi pemegang rekor pemain tertua dalam sejarah Piala Dunia. Ia mencatat pencapaian itu saat membela Mesir melawan Arab Saudi pada Piala Dunia 2018.
Pada usia 45 tahun dan 161 hari, El Hadary tampil sebagai penjaga gawang utama Mesir. Ia juga menjadi pemain tertua yang melakukan debut di turnamen tersebut.
Pertandingan itu tetap menjadi momen spesial karena El Hadary tampil gemilang. Ia berhasil menyelamatkan penalti dan menjadi kiper Afrika pertama yang melakukan penyelamatan penalti di Piala Dunia.
Meski Mesir kalah 1-2, performa El Hadary tetap mendapat apresiasi besar. Ia membela Mesir sejak 1996 dan mencatat 159 penampilan internasional.
Karier panjang El Hadary menjadi bukti bahwa pengalaman dapat menjadi kekuatan besar. Namanya akan selalu dikenang sebagai salah satu pemain paling tangguh dalam sejarah Piala Dunia.
Daftar ini menunjukkan bahwa usia bukan penghalang untuk tampil di panggung terbesar sepak bola dunia. Selama kondisi fisik terjaga dan mental tetap kuat, peluang mencetak sejarah selalu terbuka.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
