4 Catatan Usai Inggris Hajar Kroasia 4-2: Bellingham Tak Terbantahkan, Harry Kane Dekati Rekor Legendaris
KOLOMBOLA.COM – Inggris meraih kemenangan penting atas Kroasia dengan skor 4-2 dalam laga yang berlangsung sengit sejak menit pertama. Enam gol tercipta sepanjang pertandingan, dengan The Three Lions dua kali unggul sebelum akhirnya benar-benar menjauh di babak kedua.
Selain hasil akhir yang meyakinkan, duel ini juga menyisakan sejumlah catatan menarik. Performa Jude Bellingham, respons Inggris selepas jeda, hingga drama penalti yang kembali mewarnai perjalanan tim asuhan Thomas Tuchel menjadi sorotan utama.
Jude Bellingham membungkam perdebatan
Sebelum pertandingan, peran Jude Bellingham di belakang penyerang sempat diperdebatkan. Persaingan dengan sejumlah gelandang kreatif membuat posisinya disorot.
Namun, Bellingham menjawab keraguan itu dengan penampilan meyakinkan. Gelandang Real Madrid tersebut mencetak gol penting sekaligus menjadi motor permainan Inggris sepanjang laga.
Kehadirannya memberi keseimbangan antara kreativitas, energi, dan agresivitas dalam serangan. Kroasia beberapa kali kesulitan mengatasi ruang yang dimanfaatkan pemain berusia 23 tahun itu.
Respons sempurna Inggris setelah jeda
Inggris menutup babak pertama dengan skor 2-2 setelah dua kali gagal mempertahankan keunggulan. Situasi itu membuat kubu The Three Lions tampak kurang puas dengan performa tim.
Namun, respons setelah turun minum berlangsung sangat impresif. Bellingham mencetak gol cepat pada menit ke-47 dan mengubah momentum pertandingan secara total.
Setelah itu, Inggris tampil lebih agresif, memenangkan lebih banyak duel, dan terus menekan pertahanan Kroasia. Dominasi tersebut membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan.
Kedalaman skuad Inggris juga terlihat jelas. Noni Madueke tampil enerjik sejak awal, sementara Marcus Rashford dan Bukayo Saka memberi dampak besar setelah masuk dari bangku cadangan.
Harry Kane kembali menunjukkan kelas
Di tengah sorotan terhadap para pemain muda, Harry Kane kembali membuktikan dirinya masih menjadi tumpuan utama Inggris. Sang kapten mencetak dua gol penting saat tim membutuhkan ketenangan.
Kane sempat gagal memanfaatkan penalti pada percobaan pertama. Namun, kesempatan kedua yang diberikan wasit langsung dimaksimalkan dengan baik.
Produktivitasnya membuat Inggris memiliki jaminan gol di setiap pertandingan. Pengalaman dan ketenangan Kane menjadi aset berharga dalam turnamen sebesar Piala Dunia.
Kini Kane telah mengoleksi 10 gol di putaran final Piala Dunia. Catatan itu menyamai rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris di ajang tersebut.
Drama penalti dan mentalitas baru Inggris
Hubungan Inggris dengan penalti kerap menjadi topik sensitif. Karena itu, insiden penalti dalam laga melawan Kroasia langsung menarik perhatian.
Pelanggaran Luka Modric terhadap Noni Madueke menghasilkan penalti untuk Inggris. Kane sebenarnya gagal pada eksekusi pertama setelah Dominik Livakovic melakukan penyelamatan.
Namun, tayangan ulang menunjukkan Livakovic bergerak lebih cepat dari garis gawang. Wasit pun memerintahkan penalti diulang, dan Kane sukses mencetak gol pada kesempatan kedua.
Momen itu memperlihatkan mentalitas baru Inggris. Alih-alih terganggu oleh kegagalan awal, Kane dan rekan-rekannya tetap tenang hingga akhirnya mengamankan kemenangan penting di laga pembuka Piala Dunia 2026.
Baca juga:
Hasil Uzbekistan vs Kolombia: Luiz Diaz Pimpin Kemenangan Los Cafeteros
Man of the Match Ghana vs Panama: Antoine Semenyo
Kylian Mbappe dan ‘Rumah’ Bernama Piala Dunia
Ronaldo Masuk Daftar, Ini 5 Pemain Tertua yang Tampil di Piala Dunia
Catatan Menarik Inggris vs Kroasia: Harry Kane Samai Rekor Legenda Piala Dunia
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
