Update Arsenal: Gabriel Jesus Akui Sempat Buat Eberechi Eze Kesal, Julian Alvarez Dikaitkan dengan Chelsea
KOLOMBOLA.COM – Arsenal masih menjalani jadwal padat di ajang piala pada pekan ini setelah tampil di perempat final Piala FA melawan Southampton. Usai laga tandang ke St Mary’s, perhatian tim asuhan Mikel Arteta kini mulai tertuju ke Liga Champions.
Arteta menilai peluang Arsenal untuk menyingkirkan Sporting CP di perempat final cukup terbuka. Namun, The Gunners tetap harus tampil maksimal saat bertandang ke Lisbon pada Rabu dini hari pukul 02.00 WIB, agar tidak kembali tersingkir dari turnamen piala setelah sebelumnya kalah di final Carabao Cup sebelum jeda internasional.
Di Liga Inggris, Arsenal baru memainkan satu laga dalam enam pertandingan terakhir, yakni saat menang 2-0 atas Everton pada bulan Maret. Situasi itu membuat mereka memiliki jeda lebih panjang dalam persaingan gelar yang sudah lama dinantikan, yakni gelar liga pertama sejak 2004.
Saat ini, Arsenal memimpin klasemen dengan keunggulan sembilan poin. Manchester City masih menyimpan satu pertandingan lebih banyak, termasuk laga penting di Etihad Stadium yang belum dimainkan.
Di tengah situasi tersebut, muncul dua kabar terbaru yang melibatkan klub asal London Utara itu.
Gabriel Jesus mengungkapkan bahwa dirinya mungkin sempat membuat Eberechi Eze kesal karena terlalu sering memberi arahan taktik. Menurut Jesus, ia hanya ingin membantu rekan setimnya itu agar tampil lebih menonjol di atas lapangan.
Eze menjalani musim yang naik turun sejak bergabung dengan klub masa kecilnya pada musim panas lalu. Ia sempat tampil gemilang, termasuk mencetak lima gol ke gawang Tottenham serta gol-gol indah ke gawang Bayer Leverkusen, Crystal Palace, dan Mansfield Town. Namun, dalam beberapa pertandingan lain, kontribusinya kurang terlihat dan performanya belum konsisten.
Jesus, yang lebih berpengalaman, kerap mendorong Eze agar lebih sering menguasai bola, baik saat latihan maupun pertandingan. Dalam wawancara di kanal YouTube Rio Ferdinand, Jesus menjelaskan bahwa ia terus meminta Eze untuk aktif mencari bola dan lebih tegas berkomunikasi dengan rekan setim bila tidak mendapat umpan.
Ia juga menegaskan agar Eze tidak terlalu sering turun terlalu dalam ke area gelandang bertahan karena bukan itu tugas utamanya. Jesus menilai Eze memiliki kualitas tinggi dan perlu terus didorong agar tampil maksimal.
Sementara itu, pengamat sepak bola Ally McCoist menilai Chelsea merupakan مقصد yang lebih ideal bagi Julian Alvarez dibandingkan Arsenal pada bursa transfer musim panas mendatang. Nama penyerang Atletico Madrid itu memang sempat dikaitkan dengan The Gunners dalam beberapa waktu terakhir.
Alvarez tampil produktif musim ini dengan torehan 17 gol dan sembilan assist di semua kompetisi. Performa tersebut membuatnya dilirik sejumlah klub besar Eropa. Namun, harga yang dipasang Atletico Madrid disebut mencapai 129 juta pound sterling atau sekitar Rp2,6 triliun, angka yang dinilai cukup berat bagi Arsenal, terlebih setelah mereka disebut sudah menghabiskan sekitar Rp1,3 triliun untuk mendatangkan Viktor Gyokeres pada musim panas sebelumnya.
McCoist menilai persaingan di lini depan Arsenal akan membuat Alvarez sulit mendapat menit bermain secara konsisten. Saat ini, Arsenal sudah memiliki beberapa opsi seperti Kai Havertz, Gabriel Jesus, dan Leandro Trossard yang bisa bermain sebagai penyerang.
Menurut McCoist, Chelsea justru bisa memberi peluang bermain yang lebih besar bagi Alvarez. Ia juga menilai skuad muda The Blues dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi striker asal Argentina tersebut. Meski demikian, ia mengakui Arsenal tetap memiliki kualitas skuad yang sangat kuat.
McCoist menambahkan, beberapa pekan ke depan akan menjadi periode penting bagi Arsenal untuk menentukan arah musim mereka, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
