Digoyang Isu Skandal Wasit, Inter Milan Tetap Fokus Juara Serie A
KOLOMBOLA.COM – Inter Milan tetap menjaga fokus untuk mengamankan gelar Serie A musim ini meski tengah disorot isu dugaan skandal wasit. Tim asuhan Simone Inzaghi saat ini unggul 10 poin atas Napoli di posisi kedua dengan empat laga tersisa.
Dengan keunggulan tersebut, Inter hanya membutuhkan hasil positif dalam pertandingan berikutnya untuk memastikan gelar juara secara matematis. Kesempatan ini juga menjadi peluang bagi Nerazzurri untuk menebus kekecewaan pada musim lalu yang berakhir tanpa trofi besar.
Di tengah perjalanan menuju Scudetto, Inter ikut terseret pembicaraan mengenai dugaan perlakuan khusus dari Ketua Wasit Gianluca Rocchi. Namun, Presiden Inter Beppe Marotta sudah membantah tudingan tersebut.
Bek sayap Inter, Matteo Darmian, menegaskan para pemain tidak ingin terpengaruh oleh isu di luar lapangan. Mereka memilih tetap fokus pada tugas utama, yakni menyelesaikan musim dengan hasil terbaik.
“Kami membaca berbagai berita, tetapi kami mencoba untuk tetap fokus di lapangan dan melakukan apa yang diperlukan untuk mengakhiri musim ini dengan cara terbaik,” ujar Darmian kepada Sky Sport Italia.
Darmian juga menyinggung hasil imbang melawan Torino, yang membuat Inter belum bisa memastikan gelar lebih cepat. Ia menyebut tim hanya membutuhkan empat poin sebelum laga tersebut, dan sebenarnya ingin menang untuk segera mengunci titel.
Laga melawan Parma pada pekan depan menjadi kesempatan besar bagi Inter untuk meraih Scudetto di depan pendukung sendiri di San Siro. Situasi itu membuat motivasi tim semakin tinggi untuk menuntaskan misi lebih cepat.
Menurut Darmian, mentalitas tim Inter sudah terbentuk kuat sejak awal musim. Ia juga menyebut pengalaman pahit musim lalu menjadi pelajaran penting bagi skuad dalam menghadapi tekanan di fase akhir kompetisi.
“Kami akan mencoba melakukannya minggu depan di depan suporter kami untuk memenangkan Scudetto. Tidak mudah untuk memulai lagi, terutama secara psikologis, tetapi kami tampil baik berkat pelatih,” ungkapnya.
“Kami telah melakukan yang terbaik dan kami merasa sangat bahagia sekarang,” tambah Darmian.
Pertandingan kontra Torino juga menjadi momen spesial bagi Darmian karena menandai penampilan ke-300-nya di Serie A. Meski begitu, masa depannya di Inter masih menjadi tanda tanya karena kontraknya akan berakhir pada akhir musim.
Spekulasi soal kemungkinan kembali ke Torino pun mulai muncul, tetapi Darmian memilih tidak memikirkan hal tersebut. Ia ingin fokus menikmati laga-laga tersisa bersama Inter dan menutup musim dengan maksimal.
“Saya tidak memikirkannya sekarang. Saya ingin menikmati beberapa pertandingan terakhir ini. Kami akan merayakannya saat secara matematis dikonfirmasi, lalu kami menghadapi Final Coppa Italia,” tegas mantan pemain Manchester United itu.
“Musim ini kami membuktikan betapa kuatnya grup ini, juga secara mental. Saya tahu seseorang bisa tetap penting bahkan jika tidak memainkan semua pertandingan,” tutup Darmian.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
