Jelang Man City vs Arsenal, Guardiola Cemas: Kalah Bisa Jadi Akhir Segalanya
KOLOMBOLA.COM – Pertandingan Manchester City kontra Arsenal menjadi salah satu penentu dalam perebutan gelar juara musim ini. Selisih poin yang tipis membuat kedua tim berada dalam tekanan besar.
Manchester City saat ini masih tertinggal enam poin dari Arsenal yang memimpin klasemen sementara. Namun, The Citizens masih memiliki satu pertandingan tunda yang bisa menjadi penentu nasib mereka.
Manajer Manchester City, Josep Guardiola, tidak menutupi besarnya tekanan jelang laga ini. Ia bahkan menyebut duel melawan Arsenal sebagai momen hidup-mati bagi timnya.
Guardiola menegaskan bahwa peluang City untuk menjadi juara bisa langsung berakhir jika kalah. Menurutnya, laga tersebut sangat penting dalam konteks perburuan gelar.
Meski Manchester City dikenal berpengalaman menghadapi pertandingan besar, Guardiola menilai Arsenal musim ini tampil sangat komplet di semua lini.
“Jika kami kalah, semuanya akan berakhir. Mereka sangat kuat di semua lini. Duel, fisik, jika Anda membiarkan mereka melakukan proses yang baik dengan tidak agresif, mereka akan membangun serangan yang bagus. Raya luar biasa. Tidak perlu membicarakan bola mati. Itulah mengapa mereka seperti sekarang. Puncak klasemen Liga Premier sepanjang musim, dan itulah mengapa saya bangga berada di sana dan menantang mereka,” ujar Guardiola, dikutip dari Goal.
Kendati kemenangan akan memangkas jarak menjadi tiga poin, Guardiola menolak menganggap Manchester City sebagai favorit juara. Ia menilai perjalanan menuju akhir musim masih panjang dan penuh tantangan.
Guardiola juga menyoroti jadwal padat yang berpotensi membuat timnya kembali kehilangan poin. Menurutnya, sejumlah laga tandang berat menunggu Manchester City dalam waktu dekat.
“Kalender kami mengerikan dengan pertandingan tandang melawan Everton dan Bournemouth, dan pertandingan terakhir melawan Aston Villa di kandang. Burnley, Crystal Palace, dan Brentford di kandang. Crystal Palace dan Aston Villa di Eropa, jadi masih banyak yang harus dilakukan,” kata Guardiola.
Di sisi lain, Manchester City mendapat tambahan tenaga dengan pulihnya Nico O’Reilly dari cedera hamstring. Pemain muda itu sebelumnya tampil apik saat mencetak dua gol ke gawang Arsenal di final Piala Carabao.
Namun, Guardiola tidak ingin terpaku pada hasil pertemuan sebelumnya. Ia yakin Arsenal akan datang dengan pendekatan berbeda pada laga kali ini.
Guardiola juga mengaku cukup mengenal karakter kepelatihan Mikel Arteta. Karena itu, ia memperkirakan Arsenal akan melakukan penyesuaian taktik untuk meredam permainan City.
“Jika kita bermain seperti yang kita lakukan selama 95 menit (seperti di Wembley) dan mereka melakukan apa yang mereka lakukan, kita akan menang. Tapi sepak bola tidak dapat diprediksi. Saya sedikit mengenal Mikel; mereka akan menyesuaikan sesuatu, dan kita harus siap,” ujarnya.
Laga Manchester City vs Arsenal diprediksi akan berlangsung ketat karena keduanya sama-sama membutuhkan hasil maksimal untuk menjaga peluang juara tetap terbuka.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
