Man of the Match Man City vs Palace: Phil Foden
Manchester City meraih kemenangan penting atas Crystal Palace di Etihad Stadium, dengan Phil Foden menjadi sosok paling menonjol dalam laga tersebut. Gelandang serang berusia 25 tahun itu tampil selama 82 menit dan mencatatkan dua assist yang membantu City mengendalikan jalannya pertandingan.
Foden juga menjadi pemain paling kreatif di lapangan dengan lima peluang tercipta, terbanyak di antara semua pemain. Dari jumlah itu, ia menciptakan dua peluang emas untuk rekan-rekannya dan terus memberi ancaman lewat pergerakan aktif di sepertiga akhir permainan.
Dalam distribusi bola, Foden tampil sangat efisien. Ia membukukan 54 umpan akurat dari 59 percobaan dengan tingkat keberhasilan 92 persen. Statistik tersebut menegaskan peran pentingnya dalam menjaga aliran serangan tim asuhan Pep Guardiola.
Selama laga, Foden mencatat 76 sentuhan, tiga umpan sukses ke area final third, serta dua sentuhan di kotak penalti lawan. Dari sisi sayap, ia juga menunjukkan ketepatan umpan silang dengan tiga crossing akurat dari empat percobaan, termasuk satu yang berujung assist.
Kontribusi Foden tidak hanya terlihat saat City menyerang. Ketika tim kehilangan bola, ia tetap aktif membantu pertahanan dengan mencatat 10 kontribusi defensif, terdiri dari tiga tekel sukses, satu intersep, dan enam recovery.
Dalam duel perebutan bola, Foden juga menunjukkan kerja keras dengan memenangkan empat dari tujuh duel darat. Performa tersebut memperlihatkan bahwa ia bukan hanya efektif dalam membangun serangan, tetapi juga disiplin dalam membantu tim bertahan.
Susunan pemain Man City vs Palace:
Man City: Gianluigi Donnarumma; Abdukodir Khusanov, Marc Guehi, Josko Gvardiol, Rayan Ait-Nouri; Matheus Nunes, Bernardo Silva; Savinho, Phil Foden, Antoine Semenyo; Omar Marmoush.
Crystal Palace: Dean Henderson; Jaydee Canvot, Maxence Lacroix, Chris Richards; Daniel Munoz, Jefferson Lerma, Will Hughes, Tyrick Mitchell; Yeremy Pino, Brennan Johnson; Jean-Philippe Mateta.
Kemenangan ini membuat Manchester City menjaga persaingan di klasemen Premier League 2025/2026 tetap ketat, sekaligus menegaskan pentingnya peran Phil Foden dalam skema permainan Guardiola.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
