Niklas Sule Putuskan Pensiun di Usia 30 Tahun, Cedera Jadi Alasan Utama
KOLOMBOLA.COM – Bek Borussia Dortmund, Niklas Sule, memutuskan untuk mengakhiri karier sepak bolanya pada usia 30 tahun. Keputusan itu diambil setelah rangkaian cedera serius yang terus mengganggu penampilannya dalam beberapa musim terakhir.
Sule bergabung dengan Dortmund dari Bayern Munchen pada 2022. Namun, perjalanannya bersama klub tersebut tidak berjalan mulus karena ia beberapa kali harus menepi akibat cedera, termasuk dua cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) sepanjang kariernya.
Cedera lutut yang dialami bulan lalu menjadi faktor penting di balik keputusan pensiun itu. Sule mengaku sempat khawatir cedera yang dialaminya kembali menyerang ACL, meski hasil pemeriksaan MRI kemudian menunjukkan kabar yang lebih baik.
Meski bukan ACL, hasil tersebut justru membuat Sule semakin mantap untuk berhenti bermain. Ia merasa kondisi fisiknya sudah tidak lagi memungkinkan untuk terus tampil di level tertinggi.
“Saya ingin mengumumkan bahwa saya akan mengakhiri karier saya musim panas ini,” kata Sule dalam podcast Spielmacher.
Ia juga mengungkapkan momen emosional saat pemeriksaan medis usai laga melawan Hoffenheim. Saat melihat reaksi tim medis, Sule mengaku sempat menangis karena mengira ligamennya kembali robek.
“Ketika dokter tim memeriksa saya di ruang ganti di Hoffenheim, lalu fisioterapis menggelengkan kepala, saya langsung masuk ke kamar mandi dan menangis selama 10 menit. Saat itu saya benar-benar berpikir ligamen saya robek,” ujarnya.
“Ketika MRI keesokan harinya menunjukkan kabar baik bahwa itu bukan cedera ACL, saya 1000 persen yakin semuanya sudah selesai,” lanjutnya.
Sule menegaskan, ia tidak ingin kembali menjalani proses pemulihan panjang akibat cedera serius. Baginya, pensiun adalah keputusan terbaik untuk masa depan dan kehidupan pribadinya.
Selama membela Borussia Dortmund, Sule tampil 108 kali di semua kompetisi. Namun, ia juga melewatkan 87 pertandingan karena berbagai masalah cedera.
Sebelum ke Dortmund, Sule lebih dulu meraih banyak kesuksesan bersama Bayern Munchen. Ia memenangkan lima gelar Bundesliga, satu trofi Liga Champions, serta dua gelar DFB-Pokal bersama raksasa Bavaria itu.
Di sisi lain, Borussia Dortmund masih menyisakan satu laga penting melawan Eintracht Frankfurt di Bundesliga. Kemenangan pada pertandingan tersebut akan memastikan tim asuhan Niko Kovac finis di posisi kedua klasemen.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
