Kiper Real Zaragoza Andrada Dijatuhi Sanksi Larangan Bermain 13 Pertandingan usai Pukul Lawan
KOLOMBOLA.COM – Kiper Real Zaragoza, Andrada, dijatuhi sanksi larangan bermain selama 13 pertandingan setelah melakukan tindakan kekerasan terhadap pemain lawan dalam laga yang berlangsung panas.
Insiden itu terjadi pada masa injury time ketika Andrada sebelumnya sudah menerima kartu kuning kedua dan diusir keluar lapangan. Namun, situasi justru memanas setelah ia meninggalkan lapangan. Kiper asal Argentina tersebut berlari ke arah kapten Huesca, Jorge Pulido, lalu melayangkan pukulan ke wajahnya.
Aksi tersebut memicu kericuhan di lapangan. Dalam insiden itu, dua kiper lain, yakni Dani Jimenez dari Huesca dan Dani Tasende dari Zaragoza, juga ikut diganjar kartu merah karena situasi yang kacau.
Federasi sepak bola Spanyol kemudian menjatuhkan hukuman berat kepada Andrada. Ia mendapat larangan bermain 12 pertandingan atas tindakan kekerasan, ditambah satu laga tambahan sebagai konsekuensi dari kartu merah yang diterimanya.
Setelah kejadian tersebut, Andrada menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia mengaku menyesal dan tidak menampik kesalahannya.
"Sejujurnya, saya sangat, sangat menyesal atas apa yang terjadi. Ini bukan citra yang baik untuk klub, untuk para penggemar, dan terutama untuk seorang profesional seperti saya. Jadi, saya sangat menyesal," kata Andrada.
"Sepanjang karier saya, saya hanya pernah mendapat satu kartu merah, dan itu karena handball di luar kotak penalti," lanjutnya.
Andrada juga meminta maaf langsung kepada Jorge Pulido. Ia menegaskan siap menerima seluruh konsekuensi dari tindakannya.
"Saya juga ingin meminta maaf kepada Jorge Pulido karena kami adalah rekan satu tim, dan jujur saja, itu kesalahan saya. Saya kehilangan fokus pada saat itu, dan saya di sini untuk menerima konsekuensi apa pun yang mungkin diberikan liga kepada saya," tutupnya.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
