Lampard Dikaitkan ke Chelsea, Sam Allardyce Nilai Belum Tepat di Bawah Todd Boehly

28 Apr 2026 • 22:55 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Prestasi Frank Lampard bersama Coventry City kembali memunculkan spekulasi soal masa depannya. Namanya mulai dikaitkan dengan peluang kembali ke Chelsea, klub yang sangat identik dengan kariernya sebagai pemain maupun pelatih.

Namun, mantan pelatih timnas Inggris, Sam Allardyce, menilai momen tersebut belum tepat. Ia berpendapat Lampard sebaiknya tidak kembali ke Stamford Bridge dalam waktu dekat, terlebih dengan situasi manajemen Chelsea saat ini.

“Saya tidak berpikir Frank Lampard ditakdirkan untuk kembali ke Chelsea dalam waktu dekat, terutama di bawah rezim saat ini,” ujar Allardyce dalam podcast No Tippy Tappy Football.

Menurut Allardyce, Lampard lebih baik fokus melanjutkan pekerjaannya bersama Coventry City. Ia menilai keberlanjutan performa di level klub akan sangat penting untuk menjaga reputasi Lampard sebagai pelatih.

Allardyce juga melihat peluang lain yang lebih besar bagi Lampard di masa depan, yakni timnas Inggris. Ia menilai Lampard punya karakter yang cocok untuk menangani The Three Lions, apalagi jika mampu membuktikan diri di Premier League.

“Saya pikir jika dia mengelola klub Premier League di masa depan dan melakukannya dengan baik, dia akan menjadi kandidat yang bagus untuk pekerjaan di timnas Inggris,” kata Allardyce.

“Jika Anda melihat masa jabatan pertamanya di Chelsea saat mereka terkena larangan transfer, dia mengembangkan pemain muda seperti Reece James dan Mason Mount,” tambahnya.

Coventry City sendiri baru saja memastikan gelar juara Championship usai menang 3-1 atas Wrexham pada laga terakhir musim ini. Hasil tersebut membuat tim asuhan Lampard finis 12 poin di atas pesaing terdekat.

Bagi Lampard, gelar ini punya arti penting dalam perjalanan kepelatihannya. Ia menyebut pencapaian tersebut sebagai buah kerja keras seluruh tim sepanjang musim.

“Ini sebanding dengan setiap trofi yang pernah saya angkat, semuanya luar biasa,” kata Lampard setelah perayaan juara.

“Liga Champions memang istimewa karena panggungnya, tapi saya tidak bisa meremehkan gelar ini karena ini adalah upaya kolektif,” lanjutnya.

Setelah sukses membawa Coventry juara, Lampard kini dituntut menyiapkan timnya menghadapi tantangan Premier League musim depan yang dipastikan jauh lebih berat.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya