Psywar Getafe vs Barcelona: Jose Bordalas Minta Hansi Flick Fokus Urus Tim Sendiri

26 Apr 2026 • 04:44 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Pelatih Getafe, Jose Bordalas, meminta Hansi Flick untuk berhenti mengomentari hal-hal di luar timnya. Menurutnya, setiap pelatih seharusnya lebih fokus pada urusan internal klub masing-masing.

Getafe sendiri tengah berada dalam tren positif setelah menembus posisi keenam klasemen. Kemenangan atas Real Sociedad membuat mereka mulai berani memimpikan tiket ke kompetisi Eropa musim depan.

Meski begitu, Barcelona punya catatan kurang meyakinkan saat bertandang ke Coliseum. Tim asal Catalan itu tercatat belum pernah menang di markas Getafe sejak 2019.

Fokus pada tim sendiri

Hubungan kedua pelatih sempat memanas setelah Flick mengomentari kepemimpinan wasit. Pelatih asal Jerman itu sebelumnya menilai Barcelona kurang mendapat perlindungan saat menghadapi lawan dengan gaya bermain fisik.

Bordalas menilai keluhan seperti itu sering muncul ketika sebuah tim gagal meraih hasil maksimal. Ia menegaskan sikap profesional harus tetap dijaga dalam kondisi apa pun, baik saat menang maupun kalah.

"Satu-satunya hal yang saya minta adalah jangan sampai kehilangan fokus; setiap orang harus memikirkan timnya sendiri dan bukan lawan," ujar Jose Bordalas.

"Itulah yang saya lakukan, dan itulah yang seharusnya dilakukan semua pelatih: membicarakan tim kami sendiri dan bukan tentang tim lain," lanjutnya.

Simpati untuk Lamine Yamal

Barcelona dipastikan datang tanpa Lamine Yamal dan Raphinha. Yamal bahkan dilaporkan harus menepi hingga akhir musim karena cedera serius.

Bagi Getafe, absennya dua pemain penting itu memang bisa menjadi keuntungan. Namun, Bordalas mengaku tidak melihatnya sebagai kabar baik.

"Sama sekali bukan sebuah kelegaan. Saya selalu ingin pemain terbaik ada di lapangan karena selain sebagai pelatih, saya juga seorang penggemar sepak bola," kata Bordalas.

Ia juga menyampaikan simpati kepada Yamal yang sedang menjalani masa sulit akibat cedera. Bordalas mengaku memahami situasi itu karena dirinya pernah berhenti bermain di usia 17 tahun karena cedera serius.

"Saya merasa sangat sedih untuknya karena pemain tersebut sedang melewati masa yang sangat sulit," ujarnya.

Ambisi Getafe ke Eropa

Performa impresif membuat Getafe kini bermain tanpa tekanan degradasi. Bordalas menilai mentalitas timnya berkembang pesat dan membuat mereka lebih kompetitif dalam setiap laga.

Ia percaya diri anak asuhnya mampu memberi perlawanan kepada Barcelona dan menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan.

"Kami telah mendapatkan hak untuk tidak perlu memikirkan posisi di klasemen, dan itu sangat penting pada tahap kejuaraan seperti sekarang ini," kata Bordalas.

"Kami selalu memiliki mentalitas pemenang, itulah yang saya coba tanamkan kepada para pemain saya, tidak hanya dalam kompetisi, tetapi setiap hari," pungkasnya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya