Krisis Lini Depan AC Milan Kian Nyata, Apa pun Kombinasi Penyerangnya Tak Membuahkan Hasil

21 Apr 2026 • 23:16 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Masalah yang dihadapi AC Milan di lini depan kini bukan lagi soal satu pemain, melainkan persoalan yang menyeluruh. Berbagai kombinasi penyerang sudah dicoba, namun hasilnya tetap belum memuaskan.

Situasi ini mengingatkan pada masa-masa sulit di Chelsea beberapa musim lalu. Kini, krisis serupa kembali menghantui Milan dan mulai memberi dampak besar terhadap performa tim.

Pada Christian Pulisic, penurunan performa terlihat jelas sejak awal 2026. Ia belum mencetak gol sepanjang tahun ini, dengan torehan terakhir ke gawang Hellas Verona pada 28 Desember.

Catatan 15 pertandingan tanpa gol tentu menjadi sinyal yang mengkhawatirkan. Secara mental, kondisi tersebut juga mulai memengaruhi kepercayaan dirinya di lapangan.

Ketika dipasangkan dengan Rafael Leao, hasilnya pun jauh dari harapan. Keduanya terlihat kurang padu dan kerap gagal menghadirkan ancaman berarti ke pertahanan lawan.

Duet ini sejatinya diproyeksikan menjadi tulang punggung serangan Milan. Namun, saat dimainkan bersama sejak menit awal, kontribusi mereka justru masih minim.

Pelatih Massimiliano Allegri telah mencoba sejumlah variasi, mulai dari duet Christopher Nkunku dan Niclas Fullkrug hingga kembali mengandalkan Leao dan Pulisic. Akan tetapi, tidak ada kombinasi yang benar-benar efektif.

Masalah utama Milan tetap sama, yakni tidak adanya penyerang yang mampu mencetak gol secara konsisten. Santiago Gimenez bahkan belum membukukan gol liga hampir setahun, meski sempat terganggu cedera. Setelah pulih, kontribusinya pun belum maksimal.

Nkunku juga mengalami penurunan tajam dengan gol terakhirnya tercipta pada awal Februari. Sementara itu, Fullkrug terakhir kali mencetak gol pada Januari saat menghadapi Lecce.

Dari seluruh penyerang, Leao menjadi yang paling baru mencetak gol, yakni pada awal Maret. Meski begitu, ia tetap sudah lebih dari 50 hari tidak mencatatkan nama di papan skor.

Dalam kondisi seperti ini, Milan terpaksa bergantung pada lini tengah dan lini belakang untuk menyumbang gol. Gambaran tersebut menunjukkan betapa seriusnya krisis yang sedang dihadapi Rossoneri di sektor serang.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya