AC Milan Kehilangan Ritme, Juventus Lebih Stabil Jelang Duel Krusial Serie A

21 Apr 2026 • 23:16 iMedia

KOLOMBOLA.COM – AC Milan dan Juventus sama-sama masih berada di jalur persaingan menuju Liga Champions. Namun, performa kedua tim dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan perbedaan yang cukup jelas.

Laga di San Siro diprediksi berlangsung ketat. Juventus bahkan berpeluang menyalip Milan jika mampu meraih kemenangan.

Fabio Capello menilai Juventus kini jauh lebih solid dibanding beberapa bulan lalu. Tim asuhan Luciano Spalletti disebut berhasil menemukan keseimbangan permainan yang lebih baik.

Dalam tiga pertandingan terakhir, Juventus tidak kebobolan satu gol pun. Catatan tersebut menjadi tanda bahwa lini belakang mereka mulai stabil.

Selain itu, Spalletti dinilai memiliki lebih sedikit persoalan dalam mengelola tim dibanding Massimiliano Allegri. Kondisi itu membuat Juventus tampak lebih konsisten dalam pendekatan permainan.

Di sisi lain, AC Milan justru menunjukkan tren yang melambat. Keunggulan poin yang sempat aman kini tidak lagi terasa nyaman.

Capello menilai Milan kehilangan tujuh poin yang sebelumnya bisa mereka pertahankan. Situasi ini membuat tekanan semakin besar menjelang akhir musim.

Ketergantungan pada pemain senior seperti Luka Modric juga menjadi sorotan. Di usia yang tidak lagi muda, konsistensi performanya mulai dipertanyakan.

Juventus dinilai unggul dalam perencanaan jangka panjang. Perpanjangan kontrak pemain seperti Kenan Yildiz, Weston McKennie, dan Manuel Locatelli memberi ketenangan di dalam tim.

Kondisi tersebut membantu menciptakan suasana ruang ganti yang lebih stabil. Minim gangguan membuat fokus tim tetap terjaga.

Sebaliknya, Milan masih menghadapi sejumlah ketidakpastian terkait skuad dan strategi. Hal ini berpotensi memengaruhi performa mereka di lapangan.

Capello secara terbuka menilai Juventus lebih siap untuk bersaing merebut gelar musim depan. Mereka disebut memiliki lebih banyak pemain yang sedang berada dalam performa terbaik.

Ia juga menekankan pentingnya perekrutan pemain berkualitas tinggi, bukan sekadar menambah jumlah skuad. Dua atau tiga pemain top dinilai sudah cukup untuk mengangkat level tim.

Bagi AC Milan, kebutuhan akan striker tajam menjadi prioritas utama. Nama Dusan Vlahovic disebut cocok untuk mengisi kebutuhan tersebut.

Pada akhirnya, duel di San Siro akan menjadi ujian penting bagi kedua tim. Juventus datang dengan kepercayaan diri tinggi, sementara Milan harus membuktikan bahwa mereka masih layak diperhitungkan.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya