Analisis Kekalahan Manchester United: Perlu Balik ke Strategi Lama Jelang Lawan Chelsea?

16 Apr 2026 • 15:16 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Kekalahan Manchester United dari Leeds United pada laga Senin malam WIB menjadi sinyal penting bagi Michael Carrick untuk meninjau ulang pendekatan tim sebelum menghadapi Chelsea. Salah satu opsi yang kembali dibahas adalah menghidupkan strategi yang pernah digunakan Ruben Amorim.

Setelah sejumlah pesaing di papan atas kehilangan poin, Manchester United sebenarnya berada dalam posisi ideal untuk memperlebar jarak dalam persaingan tiket Liga Champions. Kemenangan atas Leeds seharusnya membuat mereka unggul 10 poin dari lawan berikutnya.

Namun, performa buruk pada babak pertama membuat keunggulan itu tidak tercapai dan jarak tetap tertahan di angka tujuh poin. Penampilan tersebut bahkan disebut sebagai yang terburuk sejak era Ruben Amorim berakhir. Meski masa kepelatihan Amorim tidak sepenuhnya dikenang positif, situasi tim saat ini membuat banyak pihak menilai United masih bisa berada di lima besar jika sang pelatih belum pergi setelah pertemuan sebelumnya melawan Leeds.

Absennya Kobbie Mainoo dari skuad pertandingan langsung terasa pengaruhnya. Sejak mengalami peningkatan performa setelah pergantian pelatih, Mainoo menjadi pilihan utama di lini tengah bersama Casemiro.

Keduanya membentuk koneksi yang kuat dan menjadi fondasi penting permainan tim. Tanpa Mainoo, Carrick memilih menurunkan Manuel Ugarte sebagai starter, keputusan yang cukup mengejutkan.

Selama ini, Ugarte dikenal sebagai gelandang bertahan yang fokus melindungi lini belakang. Namun pada laga ini, ia dituntut berperan sebagai pengatur permainan, sesuatu yang bukan keunggulannya.

Pemain berusia 25 tahun itu tampil kurang maksimal. Umpan-umpannya tidak akurat dan ia kesulitan menghadapi tekanan tinggi dari Leeds. Bahkan dalam 10 menit awal, ia sempat terlihat ragu saat menguasai bola hingga memicu reaksi negatif dari penonton tuan rumah.

Meski tampil di bawah standar, Ugarte tetap bermain penuh selama 90 menit. Seusai laga, Carrick membela penampilan sang gelandang dan menyebut pertandingan itu sulit bagi seluruh tim, bukan hanya satu pemain.

Jika Mainoo kembali absen saat Manchester United menghadapi Chelsea pada Minggu, 19 April dini hari WIB pukul 02.00, United disarankan kembali memakai pendekatan yang pernah diterapkan Amorim. Salah satunya adalah menurunkan Bruno Fernandes lebih dalam di lini tengah.

Walau lebih dikenal sebagai gelandang serang, kapten tim itu dinilai cukup nyaman bermain berdampingan dengan Casemiro dalam kondisi saat ini. Formasi tersebut juga memberi peluang bagi Mason Mount untuk kembali masuk ke susunan pemain utama.

Mount memang baru pulih dari cedera dan perlu dijaga kebugarannya, tetapi ia dianggap bisa memberi keseimbangan yang lebih baik dibandingkan Ugarte. Laga melawan mantan klubnya pun bisa menjadi kesempatan bagi Mount untuk kembali menunjukkan kualitasnya.

Ia sebelumnya menjadi pemain andalan pada era Amorim saat dalam kondisi fit, tetapi belum sempat membangun koneksi yang kuat dengan Carrick karena persoalan kebugaran. Pertandingan ini bisa menjadi titik awal bagi Mount untuk memperkuat posisinya sebagai opsi penting di lini tengah Manchester United.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya