Dampak Kekalahan Liverpool dari PSG: Nasib Arne Slot, Mohamed Salah, hingga Cedera yang Menumpuk
KOLOMBOLA.COM – Kekalahan Liverpool dari Paris Saint-Germain (PSG) membawa dampak besar bagi tim asuhan Arne Slot. Selain tersingkir dari Liga Champions, masa depan Slot kembali disorot, Mohamed Salah berpotensi menutup musim tanpa trofi, dan masalah cedera pemain kian menambah beban skuad.
Liverpool dipastikan gagal melaju ke perempat final setelah kalah 0-2 dari PSG pada leg kedua babak 16 besar di Anfield, Rabu dini hari WIB. Hasil itu membuat The Reds tersingkir dengan agregat telak 0-4.
Dua gol Ousmane Dembele menjadi penentu kemenangan wakil Prancis tersebut. Jika musim lalu Liverpool masih mampu memberi perlawanan hingga adu penalti, kali ini perbedaan kualitas antara kedua tim terlihat lebih jelas dalam dua pertandingan.
Musim ini sejatinya diawali dengan ambisi besar. Setelah menjuarai Premier League pada musim pertama Arne Slot, Liverpool melakukan belanja besar dengan nilai mencapai sekitar Rp9,6 triliun pada bursa transfer. Investasi itu diharapkan mampu menjaga dominasi klub setelah era Jurgen Klopp.
Namun, musim justru diwarnai tragedi. Diogo Jota meninggal dunia akibat kecelakaan mobil saat dalam perjalanan kembali untuk mengikuti latihan pramusim. Dampak emosional dari peristiwa tersebut sulit diukur, tetapi performa Liverpool di lapangan terlihat menurun sepanjang musim.
Dengan tersingkir dari Liga Champions, Liverpool dipastikan tidak lagi punya peluang meraih trofi pada musim 2025/2026. Kondisi itu juga memperkuat tanda tanya terkait masa depan sejumlah pemain kunci, termasuk Mohamed Salah.
Salah dilaporkan memilih mengakhiri kebersamaannya lebih cepat meski baru menandatangani kontrak dua tahun pada musim sebelumnya. Dalam dua laga melawan PSG, penyerang asal Mesir itu bahkan memulai pertandingan dari bangku cadangan. Sebelumnya, ia juga sempat menunjukkan kekecewaan kepada Slot karena tidak dimainkan pada Desember lalu.
Andy Robertson pun telah mengonfirmasi akan hengkang pada akhir musim. Dengan situasi tersebut, kini hanya Virgil van Dijk, Alisson Becker, dan Joe Gomez yang tersisa dari skuad Liverpool saat menjuarai Liga Champions 2019.
Untuk mengantisipasi masa transisi, Liverpool mendatangkan Alexander Isak dan Florian Wirtz dengan total biaya lebih dari Rp2,1 triliun. Selain itu, Hugo Ekitike, Jeremie Frimpong, dan Milos Kerkez juga direkrut dalam bursa transfer yang menjadi yang termahal dalam sejarah klub.
Meski begitu, sejumlah pemain penting seperti Trent Alexander-Arnold dan Luis Diaz justru meninggalkan tim. Alhasil, kedalaman skuad Liverpool kembali menjadi persoalan serius.
Pada laga melawan PSG, lima pemain anyar langsung diturunkan sejak awal. Namun, kebersamaan mereka tidak berlangsung lama setelah Hugo Ekitike mengalami cedera Achilles yang diduga cukup serius dan berpotensi membuatnya absen hingga musim depan.
Slot mengakui bahwa para pemain baru itu memang belum banyak tampil bersama sepanjang musim. Isak juga baru kembali bermain setelah mengalami patah kaki pada Desember. Frimpong pun kerap diganggu cedera otot dan harus ditarik keluar saat jeda pertandingan.
Sementara itu, Wirtz memang terhindar dari cedera, tetapi performanya belum mendekati level terbaik saat membawa Bayer Leverkusen menjuarai Bundesliga dua musim lalu.
Saat ini Liverpool berada di posisi kelima klasemen Premier League. Target paling realistis yang tersisa adalah mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan.
Dengan lima slot tersedia untuk klub Inggris dan keunggulan empat poin dari peringkat keenam, peluang Liverpool masih terbuka. Namun, posisi Arne Slot sebagai pelatih mulai dipertanyakan.
Para suporter bahkan sempat meneriakkan nama Xabi Alonso ketika Liverpool kalah 0-4 dari Manchester City di ajang Piala FA. Alonso, yang meninggalkan Real Madrid pada Januari, disebut-sebut sebagai kandidat utama jika manajemen memutuskan melakukan pergantian pelatih.
