Fiorentina Tanpa Moise Kean ke Markas Crystal Palace di Liga Konferensi Eropa

09 Apr 2026 • 12:59 iMedia

KOLOMBOLA.COM – ACF Fiorentina dipastikan tidak akan diperkuat penyerang andalan mereka, Moise Kean, saat bertandang ke markas Crystal Palace di Selhurst Park pada leg pertama perempat final Liga Konferensi Eropa.

Pelatih Fiorentina, Paolo Vanoli, mengonfirmasi bahwa Kean masih bermasalah pada tulang keringnya. Kondisi tersebut kambuh usai sesi latihan terakhir sehingga sang penyerang tidak bisa tampil dalam laga penting ini.

“Dia sudah merasakan gangguan ini cukup lama. Setelah latihan kemarin, rasa sakitnya kembali muncul dan hari ini dia tidak bisa bermain,” kata Vanoli.

Kean disebut berpeluang dipersiapkan untuk laga berikutnya melawan Lazio, yang juga membuka kemungkinan dirinya tampil pada leg kedua melawan Palace.

Selain Kean, Fiorentina juga dihantui sejumlah pemain yang diragukan tampil, seperti Dodô, Niccolò Fortini, Tariq Lamptey, Rolando Mandragora, dan Manor Solomon. Meski begitu, Dodô dan Mandragora tetap ikut dalam rombongan ke London.

Vanoli menolak menyebut situasi ini sebagai krisis. Menurutnya, absennya beberapa pemain justru memberi kesempatan bagi pemain lain, termasuk talenta muda, untuk membuktikan diri.

“Saya tidak menyukai kata krisis. Ini adalah kesempatan bagi pemain lain, termasuk pemain muda, untuk menunjukkan kemampuan mereka,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan tim di fase akhir musim yang biasanya penuh tekanan.

Fiorentina punya catatan kuat di Liga Konferensi Eropa. Dalam tiga edisi terakhir, La Viola selalu menembus babak delapan besar, termasuk dua kali mencapai final pada musim 2022/2023 dan 2023/2024, meski kalah dari West Ham United dan Olympiacos. Pada musim berikutnya, mereka juga melaju hingga semifinal.

Namun perjalanan mereka musim ini tidak mudah. Fiorentina harus melalui babak play-off setelah finis di posisi ke-15 pada fase liga. Mereka sempat kalah dari Mainz, AEK Athens, dan Lausanne-Sport, tetapi juga meraih kemenangan atas Sigma Olomouc, Rapid Wien, dan Dynamo Kyiv.

Di babak play-off, Fiorentina menyingkirkan Jagiellonia dengan agregat 5-4, lalu mengatasi Raków Częstochowa dengan agregat 4-2 di babak 16 besar.

Sepanjang 2026, Fiorentina mencatat enam kemenangan dan empat hasil imbang dari 13 pertandingan liga domestik. Hasil itu membuat mereka kini unggul lima poin dari zona degradasi di Serie A.

Vanoli menilai Crystal Palace sebagai tim yang terorganisir dan berbahaya dalam serangan balik. Ia juga menyoroti atmosfer Selhurst Park yang diperkirakan akan memberi tekanan tersendiri bagi timnya.

“Mereka bermain di Premier League, liga paling kompetitif di dunia. Perbedaannya sangat besar, terutama dari sisi finansial,” ujarnya.

Bek asal Kroasia, Marin Pongračić, turut menilai laga ini akan berjalan berat. Ia menyebut Jean-Philippe Mateta sebagai striker yang kuat secara fisik, cepat, dan berbahaya di kotak penalti.

“Kami harus bertahan sebagai satu tim untuk menghadapi pemain seperti dia,” kata Pongračić.

Ia menambahkan, kemenangan 1-0 atas Hellas Verona menjadi dorongan penting bagi Fiorentina untuk menjaga kepercayaan diri sebelum laga di London.

Skuad Fiorentina juga diisi sejumlah pemain yang punya pengalaman di sepak bola Inggris, termasuk David de Gea yang pernah membela Manchester United dan kini menjadi kapten tim. Ada pula Jack Harrison, yang dipinjam dari Leeds United, serta Tariq Lamptey, mantan pemain Brighton & Hove Albion yang masih menjalani pemulihan cedera ACL.

Dengan kondisi tim yang pincang, Fiorentina tetap dituntut tampil disiplin jika ingin membawa pulang hasil positif dari markas Crystal Palace.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya