KOLOMBOLA.COM – Lionel Scaloni dikabarkan tengah membahas kontrak baru bersama Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) di tengah masa transisi tim nasional yang akan segera memasuki era tanpa Lionel Messi.
Kontrak Scaloni saat ini disebut akan berakhir pada penghujung tahun. Sebelumnya, sempat beredar laporan bahwa AFA menyiapkan tawaran kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya.
Masa depan Scaloni sempat menjadi tanda tanya setelah dirinya tidak memberikan kepastian usai Argentina kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Namun, perkembangan terbaru menunjukkan AFA masih berupaya melanjutkan kerja sama dengan pelatih berusia 48 tahun itu.
Scaloni menjadi sosok penting dalam kesuksesan Argentina dalam beberapa tahun terakhir. Di bawah arahannya, La Albiceleste meraih Copa America 2021 dan 2022, lalu menutupnya dengan gelar Piala Dunia 2022.
Rangkaian prestasi tersebut membuat Scaloni masuk jajaran pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola Argentina. Tiga gelar utama dalam kurun tiga tahun juga memperkuat posisinya di tengah pembahasan soal kontrak baru.
AFA kini mengonfirmasi bahwa Presiden federasi, Claudio Tapia, dan Scaloni sedang melakukan pembicaraan terkait kesepakatan baru. Hal ini memperlihatkan keinginan federasi untuk menjaga keberlanjutan proyek yang sudah dibangun bersama timnas Argentina.
Pembahasan kontrak itu berlangsung ketika Argentina mulai bersiap memasuki periode baru tanpa Messi. Sang kapten dijadwalkan menjalani laga perpisahan melawan Benin pada 7 Oktober.
Selama bertahun-tahun, Scaloni membangun tim dengan Messi sebagai pusat permainan. Jika kontrak baru benar-benar tercapai, tantangan berikutnya adalah menemukan formula baru untuk menjaga Argentina tetap kompetitif setelah kepergian sang ikon.
AFA tampaknya ingin memastikan transisi berjalan mulus di tengah perubahan besar tersebut. Keputusan akhir mengenai kontrak Scaloni akan menjadi penentu apakah ia tetap dipercaya memimpin Argentina menuju era baru setelah Messi.




