KOLOMBOLA.COM – Manajemen Persib Bandung menilai persaingan di zona timur pada AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 berlangsung cukup merata. Karena itu, Maung Bandung tidak merasa perlu memilih atau menghindari grup tertentu.
Deputy CEO Persib Bandung, Adhitia Putra Herawan, menyebut seluruh calon lawan di zona timur memiliki kualitas yang relatif seimbang. Menurutnya, setiap tim yang masuk ke undian memiliki kapasitas yang patut diwaspadai.
“Secara kualitas semua grup merata. Jadi, dari Grup E sampai Grup H juga semuanya tim-timnya bagus, kami tidak bisa memilih grup. Jadi, ya kita bersyukur berada di grup mana pun,” kata Adhitia seusai acara drawing.
Jika berhasil melaju ke fase grup, Persib akan menghadapi perjalanan panjang ke Korea Selatan, Australia, dan Vietnam. Kondisi itu menjadi tantangan tambahan bagi skuad asuhan Maung Bandung.
Namun, Adhitia memastikan klub sudah mengantisipasi persoalan tersebut dalam persiapan tim. Kedalaman skuad disebut menjadi salah satu aspek yang akan dimaksimalkan Persib untuk menghadapi jadwal dan perjalanan yang padat.
Sebelum memikirkan fase grup, Persib masih harus melewati hadangan Manila Digger FC pada laga kualifikasi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, 31 Agustus 2026. Laga tersebut menjadi penentu langkah Persib menuju fase grup ACL Two.
Adhitia menegaskan Persib tidak ingin kehilangan fokus setelah mengetahui hasil undian. Target utama tim saat ini adalah memastikan kemenangan atas wakil Filipina tersebut.
“Tapi yang paling penting kami lolos dulu lah ya. Lawan siapa pun, kami menang dulu, supaya kami lolos ke babak selanjutnya,” ujarnya.
Persib akan memanfaatkan waktu yang tersedia untuk mematangkan persiapan sebelum menghadapi Manila Digger. Adhitia kembali menekankan bahwa kelolosan ke fase berikutnya menjadi prioritas utama sebelum memikirkan lawan-lawan potensial di grup.
“Tapi yang paling penting kami lolos dulu lah di kualifikasi besok tanggal 31 (Agustus),” pungkasnya.




