PSG Manfaatkan Teknologi F1 Ferrari untuk Dukung Misi Juara Liga Champions
KOLOMBOLA.COM – Paris Saint-Germain (PSG) bekerja sama dengan WHOOP, perusahaan teknologi kebugaran berbasis wearable, untuk membantu pemain dan staf memahami kondisi fisik secara lebih akurat.
Melalui kerja sama ini, PSG mengumpulkan data penting seperti detak jantung, kualitas tidur, tingkat stres, hingga beban latihan. Seluruh informasi tersebut akan digunakan untuk menyusun program latihan dan pemulihan yang lebih efektif.
Teknologi WHOOP sebelumnya juga sempat digunakan Ferrari di ajang Formula 1 musim 2026. Kala itu, fokus kerja sama diarahkan pada optimalisasi kondisi fisik pembalap melalui analisis data mendalam.
Pendekatan serupa kini diterapkan PSG untuk membantu para pemain menghadapi jadwal pertandingan yang padat. Program ini dirancang agar atlet bisa beradaptasi lebih cepat serta mengelola kelelahan dengan lebih baik.
Langkah tersebut menjadi terobosan karena PSG menjadi klub pertama yang mengadopsi teknologi ini secara penuh. Sistemnya bahkan tersedia untuk seluruh elemen tim, termasuk staf pelatih.
Penggunaan teknologi ini diharapkan dapat menekan risiko cedera pada fase akhir musim. Hal itu menjadi penting karena intensitas pertandingan terus meningkat di berbagai kompetisi.
PSG sendiri tengah menghadapi persoalan kebugaran jelang duel melawan Bayern Munchen. Gelandang andalan Vitinha mengalami cedera tumit saat menghadapi Lyon.
“Vitinha akan menjalani perawatan dalam beberapa hari ke depan. Evaluasi lanjutan akan dilakukan pada akhir pekan,” demikian pernyataan resmi klub.
Absennya Vitinha dalam laga domestik melawan Angers menjadi sinyal bahwa manajemen kondisi pemain perlu dilakukan lebih ketat. PSG berharap teknologi WHOOP bisa memberi solusi atas tantangan tersebut.
Manajemen PSG menilai inovasi sebagai bagian penting dalam pengembangan tim. Kerja sama ini juga menunjukkan ambisi klub untuk tetap kompetitif di level tertinggi.
Chief Revenue Officer PSG, Richard Heaselgrave, menegaskan pentingnya teknologi dalam sepak bola modern. “Inovasi adalah inti dari proyek Paris Saint-Germain,” ujarnya.
“Bersama WHOOP, kami melangkah lebih jauh dengan membantu atlet memahami dan meningkatkan kondisi fisik mereka melalui teknologi mutakhir,” tambahnya.
Selain untuk tim, teknologi ini juga tersedia bagi penggemar melalui skema komersial. Suporter dapat menggunakan perangkat yang sama untuk memantau kesehatan dan performa mereka.
Langkah PSG menunjukkan bahwa persaingan di Liga Champions tidak hanya ditentukan oleh taktik di lapangan. Sains dan teknologi kini menjadi faktor penting dalam perebutan gelar elite Eropa.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
