FIFA Pastikan Tidak Ada Rencana Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

25 Apr 2026 • 16:45 iMedia

KOLOMBOLA.COM – FIFA menegaskan tidak ada rencana untuk menggantikan Iran dengan Italia di Piala Dunia 2026. Kepastian itu muncul di tengah spekulasi yang sempat berkembang setelah adanya ketegangan politik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel.

Hingga saat ini, Iran tetap dijadwalkan tampil pada turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. FIFA juga menegaskan bahwa keputusan terkait peserta sepenuhnya berada di bawah kewenangan organisasi tersebut, dan belum ada indikasi perubahan daftar tim yang lolos.

Wacana menggantikan Iran dengan Italia sebelumnya diutarakan utusan khusus Amerika Serikat, Paolo Zampolli. Ia mengaku telah menyampaikan gagasan itu kepada Presiden AS dan Presiden FIFA, dengan alasan ingin melihat Italia kembali tampil di ajang tertinggi sepak bola dunia.

Dalam keterangannya kepada Financial Times, Zampolli menyebut Italia layak dipertimbangkan karena statusnya sebagai salah satu tim tersukses sepanjang sejarah Piala Dunia. Ia juga mengaku sebagai orang Italia yang akan merasa bangga jika Azzurri tampil di turnamen tersebut.

Menanggapi hal itu, FIFA merujuk pada pernyataan Presiden Gianni Infantino yang menegaskan Iran tetap menjadi peserta sah. Infantino menyatakan bahwa Iran telah lolos melalui jalur kualifikasi dan berhak tampil di turnamen tersebut.

“Tim Iran pasti akan datang,” ujar Infantino. Ia menambahkan bahwa dirinya berharap situasi dunia sudah lebih damai saat turnamen digelar. “Namun Iran harus datang. Mereka mewakili rakyatnya. Mereka sudah lolos. Para pemain ingin bermain,” katanya.

Dari pihak Iran, usulan tersebut mendapat respons keras. Kedutaan Iran menilai gagasan mengganti tim mereka sebagai tindakan yang tidak pantas dan menegaskan bahwa prestasi sepak bola harus diraih di atas lapangan, bukan melalui keputusan politik.

“Italia meraih kebesarannya dalam sepak bola di lapangan, bukan berkat privilese politik,” demikian pernyataan Kedutaan Iran. Mereka juga menyebut upaya menyingkirkan Iran dari Piala Dunia hanya menunjukkan kebangkrutan moral pihak yang mendorong ide tersebut.

Sejumlah pejabat Italia juga menolak wacana itu. Menteri Ekonomi Italia, Giancarlo Giorgetti, menyebut usulan tersebut memalukan. Sementara Menteri Olahraga Italia, Andrea Abodi, menegaskan bahwa tampil di Piala Dunia hanya bisa diraih lewat pertandingan, bukan melalui jalan lain.

Presiden Komite Olimpiade Italia, Luciano Buonfiglio, turut menolak ide tersebut dan menilai dirinya akan tersinggung jika Italia tampil tanpa melewati proses kualifikasi. Ia menegaskan, untuk bisa tampil di Piala Dunia, sebuah tim harus meraihnya sendiri di lapangan.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya