Umuh Muchtar Murka, Soroti Keputusan Wasit dan VAR di Laga Dewa United vs Persib
KOLOMBOLA.COM – Laga Dewa United melawan Persib Bandung yang berakhir 2-2 memunculkan perdebatan panjang terkait kepemimpinan wasit. Sorotan utama bukan tertuju pada hasil akhir, melainkan pada sejumlah keputusan pengadil lapangan yang dinilai merugikan Persib.
Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, mengaku kecewa berat dengan jalannya pertandingan. Ia menilai ada keputusan wasit yang tidak tepat dan menjadi faktor utama munculnya rasa frustrasi kubu Maung Bandung.
“Bukan masalah draw-nya. Terus terang saja, ini karena wasit. Ini mutlak karena wasit tidak benar,” ujar Umuh.
Salah satu momen yang disorot Umuh adalah pengesahan bola yang diduga sudah keluar lapangan. Menurutnya, situasi itu terlihat jelas dan bisa dilihat banyak orang.
“Semua orang nonton. Bukan hanya Persib, di mana pun juga banyak yang melihat. Bola sudah keluar tapi disahkan. Padahal, itu mutlak di luar,” katanya.
Selain itu, Umuh juga menyinggung dugaan handball yang tidak ditindaklanjuti secara tegas oleh wasit. Ia menilai rangkaian kejadian tersebut memperkuat dugaan adanya kesalahan dalam pengambilan keputusan.
Penggunaan VAR pun tak luput dari kritik. Umuh mempertanyakan mengapa perangkat itu tidak dimaksimalkan untuk meninjau ulang insiden penting di lapangan.
“Kenapa tidak dibuka VAR yang pertama? Padahal jelas. Masa yang difoto saja bisa, tapi VAR tidak ada? Ini aneh,” ucapnya.
Lebih jauh, Umuh juga menyoroti petugas VAR yang menurutnya pernah mendapat sanksi, namun tetap dilibatkan dalam pertandingan besar. Ia menilai hal tersebut sangat disayangkan.
“Sudah jelas pernah kena sanksi, tapi masih dipakai. Ini sangat disayangkan,” tambahnya.
Berdasarkan tayangan ulang, bola yang dibawa Alexis Messidoro disebut sudah melewati garis lapangan sebelum terciptanya gol. Di sisi lain, ada pula indikasi handball oleh Alex Martins dalam proses gol lainnya.
Meski begitu, wasit tetap mengesahkan kedua gol tersebut setelah berkomunikasi dengan tim VAR. Keputusan itu menjadi pemicu utama kekecewaan pihak Persib.
Di tengah kekecewaan tersebut, Umuh tetap memberi apresiasi kepada Bobotoh. Ia memuji dukungan suporter Persib yang selalu hadir dan setia mendampingi tim.
“Bobotoh luar biasa. Di jalan penuh, menyambut, mengawal. Mereka tetap eksis dan mendukung,” tuturnya.
Namun ketika disinggung soal kemungkinan protes resmi, Umuh memilih bersikap pesimis. Menurutnya, protes selama ini kerap tidak membuahkan hasil.
“Buat apa protes? Tidak ada yang dikabulkan. Kalau memang murni, seharusnya ada rasa malu. Namun, ini seperti sudah tidak merasa bersalah,” ucap Umuh mengakhiri pernyataannya.
Rekomendasi untuk Anda
Selengkapnya
