Performa Real Madrid dalam beberapa laga terakhir memunculkan sejumlah evaluasi, terutama di sektor sayap. Salah satu sorotan utama tertuju kepada Vinicius Junior yang belum tampil sesuai ekspektasi, sehingga tim membutuhkan pendekatan berbeda untuk sementara waktu.
Berikut susunan starting XI yang dinilai paling ideal untuk Jose Mourinho saat ini.
Courtois hingga Konate di Lini Belakang
Thibaut Courtois menjadi pilihan paling jelas di bawah mistar. Kiper asal Belgia itu tetap berstatus penjaga gawang utama Real Madrid dan hanya akan absen jika mengalami cedera.
Trent Alexander-Arnold layak mengisi posisi bek kanan setelah tampil lebih baik dibanding Denzel Dumfries. Kemampuannya membantu serangan sekaligus bertahan memberikan opsi yang lebih lengkap bagi Mourinho.
Di jantung pertahanan, Dean Huijsen dan Ibrahima Konate bisa menjadi pasangan utama. Huijsen memang sempat mendapat kartu merah saat menghadapi Atletico Madrid, tetapi performanya secara keseluruhan tetap positif. Sementara itu, Konate sejauh ini tampil sebagai bek tengah terbaik Real Madrid.
Marc Cucurella melengkapi lini belakang di sisi kiri. Tugas bertahannya cukup berat karena sering harus menjaga area tersebut sendirian, tetapi kemampuan defensifnya sangat berguna dalam laga besar.
Silva, Valverde, dan Bellingham di Tengah
Bernardo Silva menjadi salah satu perubahan penting di lini tengah. Kemampuannya menjaga penguasaan bola, mencari ruang, dan terus menawarkan diri sebagai opsi umpan dapat memberi karakter permainan yang selama ini kurang terlihat.
Federico Valverde akan menjadi pekerja utama di lini tengah. Kemampuannya bergerak ke area bek kanan juga bisa membantu Alexander-Arnold lebih leluasa maju saat Madrid menyerang.
Jude Bellingham tetap menjadi pilihan yang tidak tergantikan. Ia dinilai sebagai pemain terbaik Real Madrid dan akan menempati posisi gelandang serang di belakang para penyerang.
Endrick dan Diomande Temani Mbappe
Endrick dapat mengisi sisi kanan untuk memberikan kecepatan, kekuatan fisik, serta ancaman saat masuk ke kotak penalti. Arda Guler juga punya peluang bermain di posisi tersebut, tetapi karakter Endrick dinilai lebih cocok untuk laga melawan lawan yang mengandalkan fisik.
Yan Diomande layak mempertahankan tempat di sisi kiri setelah tampil baik dalam dua pertandingan terakhir. Performa itu memberi konsistensi yang belum bisa disediakan Vinicius Junior.
Kylian Mbappe tetap menjadi ujung tombak karena produktivitas golnya. Meski masih perlu meningkatkan beberapa aspek permainan, kemampuan mencetak gol membuat posisinya sebagai penyerang utama sulit digantikan.




