KOLOMBOLA.COM – Barcelona tampil meyakinkan saat menghajar Real Betis dengan skor 5-2 dalam lanjutan La Liga. Lamine Yamal menjadi sorotan utama setelah turut mencetak gol dan kembali menunjukkan peran penting dalam kemenangan tim asuhan Hansi Flick.
Dalam laga tersebut, Barcelona mencetak lima gol melalui Lamine Yamal, Rodri, Gabriel Jesus, Eric Garcia, dan Dani Olmo. Real Betis membalas lewat Valentin Gomez dan Abde Ezzalzouli, sementara Fancudo Bernal harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah.
Kemenangan ini membuat Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen sementara La Liga dengan koleksi 27 poin. Performa Yamal menjadi salah satu aspek yang paling disorot Flick, terutama karena sang winger kembali tampil menentukan dalam serangan tim.
Meski puas dengan hasil pertandingan, Flick juga harus memikirkan kondisi sejumlah pemain jelang duel melawan Paris Saint-Germain (PSG). Eric Garcia dan Gerard Martin mengalami masalah fisik saat menghadapi Betis, sementara Jules Kounde juga dilaporkan memiliki keluhan ringan.
Flick menilai penampilan Yamal saat melawan Real Betis memperlihatkan kualitas luar biasa yang dimiliki sang pemain. Ia secara khusus menyoroti gol pertama Yamal dan menyebut sikap profesional sang pemain menjadi bagian penting dari performa gemilang tersebut.
Meski baru berusia 19 tahun dan harus tampil dalam banyak pertandingan, Yamal dinilai tetap mampu menjaga fokus dan komitmennya. Flick mengaku bangga dengan performa sang winger sebelum memutuskan menggantinya saat Barcelona sudah unggul nyaman.
“Ketika melihat gol pertama yang dicetaknya, itu sungguh luar biasa. Saat ini, dia adalah pemain terbaik di dunia,” kata Flick.
“Saya sangat senang dengan penampilannya dan itulah yang ingin saya sampaikan. Tentu saja, dia menghadapi tekanan, usianya baru 19 tahun dan dia bermain di setiap pertandingan, tetapi dia sepenuhnya fokus dan berkomitmen. Dia sangat bagus, penampilannya luar biasa, begitu juga sikapnya, dan seperti itulah pemain hebat,” lanjutnya.
Di balik kemenangan besar tersebut, Flick juga menyoroti kondisi lini belakang Barcelona yang mulai mendapat perhatian menjelang laga berikutnya. Ia menegaskan tim medis perlu memeriksa kondisi para pemain terlebih dahulu sebelum menentukan komposisi skuad kontra PSG.
“Untuk saat ini, hal terpenting adalah pemulihan. Pemulihan sangat penting, begitu juga melihat bagaimana kami mengatur menit bermain pada Selasa nanti. Kita lihat saja, kami akan mencari 11 pemain. Kami belum tahu bagaimana kondisi Eric, Kounde mengalami masalah ringan, begitu juga Gerard. Kami masih memiliki dua hari dan akan melihat apa yang terjadi pada Selasa. Kami harus menunggu hasil pemeriksaan medis,” ujar Flick.
Selain menyoroti Yamal, Flick juga mengapresiasi efektivitas Barcelona dalam memanfaatkan situasi bola mati. Menurutnya, kemampuan tim mengendalikan permainan dan mencetak gol dari skema tersebut membantu mereka mengatasi perlawanan Real Betis.
“Penting bagi kami untuk memiliki kekuatan dalam situasi bola mati. Saya senang kami bisa mencetak gol kedua sebelum jeda karena itu sangat penting. Kami terus berlatih untuk itu, dan Heiko serta Dela melakukan pekerjaan yang bagus,” ucap Flick.
Sumber: Goal International




