Skip to content
Sunday, 23 August 2026
KOLOMBOLA.COM
FOOTBALL
NEWSROOM
Timnas

Analisis Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Ole Romeny Masih Jadi Andalan Utama?

SHARE

KOLOMBOLA.COM – Lini depan Timnas Indonesia diprediksi menjadi salah satu sektor yang paling menarik untuk dibahas jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Dari deretan nama yang tersedia, Ole Romeny masih disebut sebagai kandidat terkuat untuk mengisi posisi penyerang utama.

Sejauh ini, Malaysia dan Singapura sudah dipastikan menjadi lawan Timnas Indonesia. Satu slot lainnya masih menunggu kepastian setelah India memilih mundur dari turnamen.

Di bawah asuhan John Herdman sejak Januari 2026, performa Indonesia terbilang cukup menjanjikan. Dalam delapan pertandingan, pelatih asal Inggris itu membawa Garuda meraih lima kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan, dengan torehan 17 gol.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa sektor serangan Indonesia memiliki potensi besar. Meski demikian, Herdman tetap perlu memilih kombinasi paling efektif karena tersedia sejumlah opsi, mulai dari pemain abroad hingga penyerang yang berkarier di kompetisi domestik.

Ole Romeny, Ujung Tombak yang Kembali Tajam

Ole Romeny masih menjadi kandidat terkuat untuk mengisi posisi penyerang utama Timnas Indonesia. Sejak menjalani proses naturalisasi, pemain berusia 25 tahun itu telah mencetak enam gol dari 10 pertandingan bersama Garuda.

Musim lalu memang berjalan sulit bagi Romeny karena harus menjalani masa pemulihan cedera saat membela Oxford United. Namun, kepindahannya ke Fortuna Sittard memberi sinyal positif bahwa sang penyerang mulai kembali menemukan kondisi terbaik.

Romeny langsung mencetak gol pada pekan pertama Eredivisie ketika Fortuna Sittard menahan imbang PSV Eindhoven dengan skor 2-2. Ketajaman tersebut menjadi modal penting sebelum dirinya kembali dipercaya sebagai ujung tombak Indonesia.

Dengan tinggi 185 cm, Romeny menawarkan kombinasi yang dibutuhkan Herdman. Ia memiliki akselerasi, kemampuan dribel, mobilitas, ketenangan dalam situasi satu lawan satu, serta kemampuan turun menjemput bola. Artinya, Romeny bukan sekadar target di kotak penalti.

Mitchell Baker, Alternatif Menarik dengan Postur Menjulang

Jika Romeny membutuhkan rotasi atau Indonesia memerlukan pendekatan berbeda, Mitchell Baker bisa menjadi opsi yang sangat menarik. Pemain berusia 19 tahun itu langsung mencuri perhatian pada Piala AFF 2026 setelah mencetak empat gol dalam empat pertandingan.

Baker bahkan mengawali debutnya bersama Timnas Indonesia dengan hattrick saat menghadapi Kamboja. Ia kemudian kembali mencetak gol ketika Indonesia mengalahkan Timor Leste, sekaligus menunjukkan bahwa dirinya mampu memberi dampak meski baru menjalani debut internasional.

Postur 196 cm menjadi salah satu keunggulan utama Baker. Ia kuat dalam duel udara, mampu melindungi bola dengan baik, cerdas mencari ruang di kotak penalti, dan memiliki penyelesaian akhir yang efisien.

Karakter tersebut membuat Baker bisa menjadi pelengkap ideal bagi Romeny. Jika Herdman membutuhkan penyerang dengan profil target man untuk menghadapi pertahanan rapat, Baker dapat memberikan dimensi berbeda di lini depan Indonesia.

Ragnar Oratmangoen dan Opsi dari Kompetisi Domestik

Herdman juga tidak harus selalu mengandalkan pemain yang berkarier di luar negeri. Ragnar Oratmangoen bisa menjadi opsi penting setelah meninggalkan FCV Dender di Belgia dan melanjutkan karier bersama Persib Bandung.

Ragnar masih menunjukkan ketajamannya bersama Timnas Indonesia dengan mencetak gol ke gawang Singapura pada Piala AFF 2026. Kemampuan bergerak di antara lini dan fleksibilitasnya membuat pemain tersebut dapat memberi variasi saat Herdman membutuhkan pola serangan yang lebih dinamis.

Pilihan lain datang dari Ramadhan Sananta yang kini mencari panggung bersama Persebaya. Beckham Putra juga layak dipertimbangkan karena kecepatan dan kemampuan menyerangnya bisa menjadi solusi ketika Indonesia membutuhkan pemain yang mampu mengeksploitasi ruang di sisi pertahanan lawan.

Marselino Ferdinan juga dapat menjadi alternatif jika kondisinya sudah memungkinkan setelah menjalani operasi. Selain itu, Luke Vickery yang bermain di Liga Australia bisa menjadi opsi tambahan untuk memperkaya kedalaman lini depan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.

Dengan banyaknya pilihan yang tersedia, Herdman kini tinggal menentukan komposisi paling tepat agar Indonesia bisa tampil tajam dan konsisten sepanjang turnamen.