KOLOMBOLA.COM – Joey Pelupessy kembali tampil penuh saat Lommel menjamu Charleroi pada pekan kedua Liga Belgia, namun timnya belum mampu meraih poin. Lommel harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor tipis 0-1.
Kekalahan ini membuat Lommel baru mengoleksi satu poin dari dua pertandingan awal musim. Pada pekan pertama, mereka sempat bermain imbang 1-1 di markas Sint-Truidense.
Pelupessy dipercaya turun sebagai starter dan berduet dengan Isaiah Dada-Mascoll di lini tengah. Gelandang berusia 33 tahun itu menjalankan peran menjaga keseimbangan permainan tim sekaligus membantu fase bertahan saat Charleroi terus menekan.
Charleroi tampil lebih efektif dalam penguasaan bola dan mampu membuat Lommel kesulitan mengembangkan permainan. Gol semata wayang dicetak Amine Boukamir pada menit ke-63 dan menjadi pembeda dalam laga tersebut.
Pelupessy menuntaskan pertandingan selama 90 menit, sama seperti pada laga pembuka musim. Berdasarkan data FotMob, ia mencatat rating 5,9 dengan akurasi umpan 89 persen, satu aksi bertahan, satu blok, dan satu intersep.
Meski hasil tim belum sesuai harapan, konsistensi menit bermain menjadi catatan positif bagi Pelupessy. Performa bersama Lommel juga penting sebagai modal jelang agenda Timnas Indonesia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Usai kekalahan ini, Lommel menempati posisi ke-13 klasemen sementara dengan satu poin. Mereka akan berupaya bangkit saat menjamu Westerlo di Soeverein Stadion pada Minggu (22/8/2026).
Menariknya, Westerlo juga belum meraih poin setelah menelan kekalahan pada dua laga awal. Situasi itu membuat pertemuan berikutnya menjadi peluang bagi Lommel untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Di level internasional, Pelupessy masih masuk proyeksi Timnas Indonesia asuhan John Herdman untuk FIFA ASEAN Cup 2026 pada September hingga Oktober. Sejauh ini, ia telah mengoleksi 10 caps bersama Garuda sejak era Patrick Kluivert dan mencatat empat penampilan di bawah Herdman, termasuk saat Indonesia menang atas Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026.




