KOLOMBOLA.COM – Kehadiran tenaga baru di lini depan Timnas Indonesia masih dinantikan publik. Pasalnya, sektor penyerang Garuda selama ini dinilai masih terlalu bergantung pada Ole Romeny.
Hingga kini, PSSI juga belum memberikan pernyataan resmi terkait kejelasan status dua pemain diaspora yang tengah dikaitkan dengan Timnas Indonesia.
Dua laga uji coba internasional itu akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Agenda tersebut menjadi bagian penting menuju putaran final Piala Asia 2027, sehingga skuad terbaik diperkirakan kembali dipanggil untuk meraih hasil maksimal.
Pelatih John Herdman disebut tidak akan melakukan perubahan besar untuk agenda internasional mendatang. Sebagian besar pemain utama dari FIFA Series sebelumnya diprediksi tetap menjadi pilihan.
Nama-nama seperti Jay Idzes, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk diperkirakan masih mengisi posisi inti. Di bawah mistar, Emil Audero dan Maarten Paes juga masih menjadi kandidat utama untuk menjaga stabilitas permainan tim nasional.
“Menuju ke sana, John Herdman akan banyak mengambil pemain-pemain yang sudah kita lihat bermain di FIFA Series kemarin. Baik ketika menghadapi Saint Kitts and Nevis dan juga menghadapi Bulgaria,” kata pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan.
“Ada mungkin penambahan-penambahan pemain lainnya yang untuk dimasukkan melengkapi 23 pemain. Kabar yang mungkin saja banyak ditunggu banyak orang adalah apakah ada penambahan di FIFA Matchday untuk pemain diaspora,” tambah pria yang akrab disapa Bung Ropan itu.
Dalam pembahasan soal kebutuhan lini depan, dua nama pemain diaspora mencuat, yakni Luke Vickery dan Mitchell Baker. Vickery adalah striker muda berusia 20 tahun yang kini bermain untuk Macarthur FC di Liga Australia, sedangkan Baker memperkuat Colorado Rapids di Major League Soccer, Amerika Serikat.
Dari keduanya, Luke Vickery dinilai lebih realistis untuk diprioritaskan. Karakter permainannya dianggap lebih sesuai dengan kebutuhan tim saat ini.
“Dua pemain tersebut adalah Luke Vickery, dia bermain di Macarthur FC. Ini pemain di lini serang dan juga kabar lain adalah Mitchell Baker yang sekarang bermain di Amerika Serikat dengan Colorado Rapids,” ujar Bung Ropan melalui kanal YouTube pribadinya.
“Tapi kalau yang dipilih itu saya pikir hanya satu nama. Kalau memang memilih, mungkin Luke Vickery yang paling penting untuk bisa bergabung,” tegasnya.
Meski begitu, peluang melihat wajah baru di lini depan Garuda dalam waktu dekat masih belum pasti. Waktu yang tersisa sekitar 16 hari menjadi kendala utama, terlebih proses administrasi kewarganegaraan membutuhkan tahapan yang panjang.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni. Duel tersebut akan menjadi ajang pembuktian bagi John Herdman untuk memaksimalkan komposisi pemain yang tersedia sekaligus mematangkan strategi tim.
“Saya sih masih agak ragu, karena dengan waktu yang cepat. Semoga kalau memang ini geraknya cepat, dalam waktu 16 hari ke depan Luke Vickery bisa tersedia. Kalau itu memang yang diinginkan John Herdman,” kata Ropan.
“Ini kan mesti lewat proses tahap demi tahap ke DPR RI. Dibahas di sana. Kemudian nantinya ada tanda tangan dari presiden terus pengambilan sumpah,” pungkasnya.




