Konflik Antonio Conte dan Romelu Lukaku di Napoli Kembali Memanas

27 Apr 2026 • 22:45 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Hubungan Antonio Conte dan Romelu Lukaku di Napoli kembali menjadi sorotan setelah pelatih asal Italia itu mengaku belum berbicara langsung dengan sang striker terkait situasi yang sempat memanas beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Lukaku sempat absen dari sesi latihan tim bulan lalu. Ketidakhadiran itu terjadi usai ia menarik diri dari tugas internasional bersama timnas Belgia karena alasan cedera. Kondisi tersebut membuat Napoli mengeluarkan pernyataan resmi bernada tegas, bahkan membuka peluang sanksi disipliner terhadap pemain asal Belgia itu.

Didatangkan pada 2024 setelah menjalani masa peminjaman di Inter Milan dan AS Roma, Lukaku diharapkan menjadi andalan utama lini depan Napoli. Namun, musim ini perjalanan kariernya di klub tidak berjalan mulus karena dihantui cedera dan persoalan kebugaran.

Setelah sempat absen tanpa izin dan dikenai denda, Lukaku akhirnya kembali ke Napoli pekan ini. Ia juga mendapat izin untuk melanjutkan tahap akhir pemulihan cedera di Belgia.

Conte sempat menepis kabar bahwa dirinya telah bertemu Lukaku bersama pihak manajemen untuk meredakan situasi. Ia menegaskan belum ada komunikasi langsung dari pemain tersebut.

“Saya belum sempat berbicara dengannya. Saya tahu salah satu direktur sudah bertemu, dan dia memang datang ke pusat latihan,” ujar Conte.

“Kantor saya ada di sana, tapi tidak ada yang mengetuk pintu. Itu mengecewakan. Saya berharap setidaknya ada sapaan atau pesan,” lanjutnya.

Pernyataan Conte memperlihatkan hubungan keduanya belum sepenuhnya membaik. Ia juga menyoroti minimnya komunikasi dari pihak Lukaku, yang dianggap penting dalam situasi seperti ini.

Di sisi lain, Lukaku mengaku tengah berada dalam tekanan besar, baik secara fisik maupun mental. Mantan penyerang Manchester United dan Chelsea itu menyebut musim 2025-2026 menjadi salah satu periode tersulit dalam kariernya.

Cedera yang berulang, minimnya menit bermain, serta meninggalnya sang ayah, Roger Lukaku, pada September lalu, menjadi faktor yang memengaruhi kondisinya. Selain itu, kehadiran striker muda Rasmus Hojlund juga membuat posisinya semakin terpinggirkan.

Sepanjang musim ini, Lukaku baru tampil tujuh kali di semua kompetisi dengan koleksi satu gol, catatan yang jauh dari harapan untuk pemain sekaliber dirinya.

Meski begitu, Lukaku menegaskan komitmennya untuk kembali dalam kondisi terbaik. Ia memilih menjalani rehabilitasi di Belgia agar bisa pulih sepenuhnya sebelum kembali memperkuat Napoli.

“Saya ingin bermain dan menang bersama tim. Tapi saat ini saya harus memastikan kondisi saya benar-benar pulih, karena beberapa waktu terakhir saya belum berada di level terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Napoli tengah berada dalam persaingan ketat di papan atas Serie A. Kemenangan atas Cremonese membawa mereka naik ke posisi kedua klasemen sementara, meski masih tertinggal sembilan poin dari Inter Milan yang berada di puncak dan telah memainkan satu laga lebih banyak.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya