Presiden UEFA Aleksander Ceferin Akui Bingung dengan VAR

25 Apr 2026 • 16:45 iMedia

KOLOMBOLA.COM – Presiden UEFA Aleksander Ceferin mengakui bahwa dirinya masih bingung dengan sejumlah keputusan yang melibatkan teknologi VAR. Hal itu disampaikannya dalam sebuah konferensi di Madrid.

Ceferin menyoroti bahwa kebingungan terhadap VAR bukan hanya dirasakan oleh suporter, tetapi juga oleh orang-orang yang berada di dalam struktur sepak bola. Menurutnya, teknologi yang semestinya membantu kejelasan justru kerap memunculkan pertanyaan baru, terutama dalam kasus yang melibatkan interpretasi aturan seperti handball.

“Terkadang para pendukung tidak bisa memahami beberapa interpretasi aturan. Saya sendiri sering tidak mengerti,” kata Ceferin.

Ia kemudian mencontohkan aturan handball yang dinilainya paling membingungkan. Ceferin mempertanyakan bagaimana wasit bisa memastikan sebuah handball dilakukan secara sengaja.

“Misalnya, keputusan handball, tidak ada yang mengerti. Apakah itu penalti? Bukan penalti? Tidak ada yang tahu. Katakanlah handball itu disengaja, bagaimana Anda bisa tahu? Anda bukan seorang psikiater,” ujarnya.

Menurut Ceferin, ketidakjelasan dalam interpretasi aturan membuat keputusan di lapangan terlihat tidak konsisten. Kondisi itu, lanjut dia, akhirnya memengaruhi persepsi publik terhadap keadilan dalam pertandingan.

Selain soal interpretasi aturan, Ceferin juga mengkritik lamanya proses penggunaan VAR dalam mengambil keputusan. Ia menilai intervensi semestinya hanya dilakukan pada situasi yang benar-benar jelas dan harus berlangsung cepat.

“Kami mencoba menjelaskan kepada wasit bahwa wasit di lapangan adalah yang mengambil keputusan. Dan hanya jika ada kasus pelanggaran yang jelas, Anda baru boleh melakukan intervensi. Dan bahkan intervensi harus dilakukan dengan cepat. Saya melihatnya di Liga Inggris, kadang laga terhenti 10-15 menit hanya untuk melihat sesuatu,” kata Ceferin.

Ia juga menyoroti perbedaan interpretasi aturan di berbagai liga domestik Eropa. Menurutnya, wasit yang memimpin di kompetisi Eropa kerap mengambil keputusan berbeda dibanding saat bertugas di liga masing-masing.

“Saya melihat, terkadang wasit yang memimpin di level Eropa membuat keputusan secara berbeda dibanding di liga mereka sendiri,” ucapnya.

Pernyataan Ceferin menambah panjang perdebatan soal efektivitas VAR yang sejak awal digadang-gadang bisa membantu wasit, tetapi masih memunculkan kontroversi dalam praktiknya.

iMedia
iMedia adalah penulis di bawah jaringan Inspira Media, sebuah ekosistem media digital yang berfokus pada penyajian berita, opini, dan informasi aktual secara cepat, akurat, dan relevan.

Rekomendasi untuk Anda

Selengkapnya