Real Madrid kembali dikaitkan dengan Jose Mourinho dalam pembahasan internal klub. Nama pelatih asal Portugal itu disebut menjadi salah satu opsi utama Florentino Perez untuk membangun ulang proyek tim yang dinilai mulai kehilangan arah.
Kondisi tersebut muncul di tengah tekanan terhadap hasil tim. Real Madrid disebut berpotensi menutup musim tanpa trofi La Liga, Liga Champions, maupun Copa del Rey untuk kedua kalinya secara beruntun. Situasi ini memicu evaluasi besar terhadap arah proyek klub.
Florentino Perez dikabarkan mengambil peran lebih dominan dalam menentukan pelatih berikutnya. Langkah itu berbeda dengan proses sebelumnya ketika Xabi Alonso direkrut untuk menggantikan Carlo Ancelotti. Kali ini, Perez disebut ingin memastikan keputusan yang diambil benar-benar sesuai dengan visi jangka panjang klub.
Meski Mourinho menjadi kandidat utama, belum semua pihak di dalam klub sepakat. Perbedaan pandangan tersebut menunjukkan bahwa suasana internal Real Madrid belum sepenuhnya solid dalam menentukan masa depan tim.
Jika benar kembali, Mourinho akan membawa kembali memori lama bersama Real Madrid. Dalam periode 2010 hingga 2013, ia mempersembahkan tiga trofi, termasuk gelar La Liga 2011/2012 dengan raihan poin yang saat itu menjadi rekor.
Namun, periode itu juga tak lepas dari kontroversi. Mourinho kerap disebut meninggalkan ketegangan di ruang ganti, termasuk konfliknya dengan mantan kapten Iker Casillas. Hubungan yang rumit itu sempat memicu reaksi negatif dari fans dan media.
Kontroversi serupa juga masih mengikuti Mourinho hingga musim ini. Seusai laga Liga Champions di Lisbon pada 17 Februari, ia menuai kritik atas komentarnya terkait tuduhan pelecehan rasial terhadap Vinicius Junior. Saat itu, Mourinho menilai sang pemain turut memicu insiden tersebut.
Di sisi lain, Mourinho saat ini masih terikat kontrak dengan Benfica hingga Juni 2027. Meski begitu, terdapat klausul senilai sekitar 3 juta euro yang memungkinkan pemutusan kerja sama lebih cepat setelah musim berakhir.
Real Madrid sendiri memang memiliki kebiasaan menunjuk pelatih yang pernah memiliki hubungan dengan klub. Zinedine Zidane dan Carlo Ancelotti menjadi contoh dari pola tersebut. Selain Mourinho, Mauricio Pochettino dan Didier Deschamps juga disebut masuk dalam pertimbangan internal.
Sementara itu, Jurgen Klopp tetap menjadi sosok yang dikagumi manajemen klub. Namun, komitmennya pada peran barunya sebagai kepala sepak bola global Red Bull membuat peluang mendatangkannya dalam waktu dekat dinilai kecil.




