KOLOMBOLA.COM – Luka Modric dipastikan mengalami patah tulang pipi kiri setelah bertabrakan dalam duel udara dengan Manuel Locatelli pada laga terakhir AC Milan. Gelandang asal Kroasia itu kemudian ditarik keluar menjelang akhir pertandingan dan harus menjalani operasi beberapa jam setelah pemeriksaan lanjutan memastikan cedera yang dialaminya.
Insiden terjadi saat Modric berusaha menyundul bola dan mengalami benturan keras dengan Locatelli. Tim medis kemudian melakukan evaluasi lebih lanjut usai pertandingan, sebelum hasil pemeriksaan pada Senin memastikan adanya retakan pada tulang pipi kiri. AC Milan menyebut cedera tersebut sebagai patah tulang zygomatic yang kompleks.
Klub mengonfirmasi bahwa Modric telah menjalani operasi di Klinik La Madonnina, Milan, dan prosedur tersebut berjalan sukses. Operasi dilakukan oleh tim yang dipimpin Dr. Luca Autelitano, dengan pendampingan dokter klub Stefano Mazzoni dan Andrea Bulgheroni.
Dengan kondisi itu, Modric dipastikan menuntaskan musim lebih awal bersama Milan. Meski demikian, peluangnya untuk tampil di Piala Dunia tetap terbuka karena turnamen baru akan dimulai pada pertengahan Juni.
Kroasia dijadwalkan menghadapi Inggris pada laga pertama fase grup, disusul Panama dan Ghana. Pelatih Zlatko Dalic menyampaikan optimisme terhadap pemulihan sang kapten dan berharap Modric bisa kembali tepat waktu untuk memimpin tim di turnamen tersebut.
“Saya sudah berbicara dengan Luka dan mendoakan operasinya berjalan sukses serta pemulihan yang baik dan cepat,” ujar Dalic. “Saya yakin dia akan melakukan segalanya agar siap untuk FIFA World Cup, dan kami akan memberikan dukungan penuh.”
Di sisi lain, cedera ini juga muncul saat masa depan Modric di AC Milan masih belum sepenuhnya jelas. Gelandang berusia 39 tahun itu saat ini berada di bulan-bulan terakhir kontraknya. Ia menandatangani kontrak satu tahun musim lalu dengan opsi perpanjangan satu tahun.
Sepanjang musim ini, Modric tetap menjadi sosok penting di lini tengah Milan. Mantan pemain Real Madrid tersebut tampil sebagai starter dalam 32 dari 34 pertandingan liga, menegaskan perannya sebagai pemain kunci Rossoneri.




