Skip to content
Saturday, 10 October 2026
KOLOMBOLA.COM
FOOTBALL
NEWSROOM
La Liga

Lamine Yamal Bersinar, Raphinha Jadi Kekhawatiran Barcelona Saat Jeda Internasional

SHARE

KOLOMBOLA.COM – Jeda internasional kali ini menghadirkan dua kabar yang berbeda bagi Barcelona. Di satu sisi, Lamine Yamal tampil mengesankan bersama Timnas Spanyol. Di sisi lain, Raphinha pulang dengan kondisi yang masih perlu dipantau setelah mengalami masalah pada paha kanan bersama Timnas Brasil.

Bagi Barcelona, jeda ini datang pada waktu yang kurang ideal. Para pemain baru mulai menemukan ritme permainan ketika kompetisi klub terhenti, sementara mereka harus bersiap menghadapi jadwal padat setelah jeda, termasuk pertandingan Liga Champions.

Raphinha menjadi sorotan setelah mengalami keluhan pada paha kanannya saat Brasil menghadapi Australia. Ia sempat mencetak gol dari titik penalti sebelum ditarik keluar pada babak pertama. Barcelona tentu berharap masalah tersebut tidak berkembang menjadi cedera yang lebih serius.

Winger asal Brasil itu sedang menjalani awal musim yang produktif setelah mendapat peran baru di bawah asuhan Hansi Flick. Namun, perjalanan jauh untuk laga internasional kembali memunculkan perhatian soal beban fisik pemain di tengah jadwal klub yang semakin padat.

Berbanding terbalik dengan Raphinha, Lamine Yamal justru tampil cemerlang bersama Spanyol. Pemain berusia 19 tahun itu menunjukkan performa impresif dan mencetak gol cepat saat menghadapi Inggris serta Kroasia. Ia juga kembali mencatatkan nama di papan skor ketika melawan Kroasia dan turut menyumbang assist.

Performa tersebut membuat posisi Yamal semakin diperhitungkan dalam persaingan Ballon d’Or yang akan diumumkan bulan depan. Setelah musim lalu menjadi salah satu pemain kunci saat Barcelona meraih gelar domestik, ia kembali membuktikan kualitasnya di level internasional.

Yamal tampil dengan rasa percaya diri tinggi dan menunjukkan kemampuan bersaing dengan para pemain elite Eropa tanpa kehilangan kreativitasnya. Bagi Barcelona, penampilan itu menjadi modal berharga menjelang lanjutan musim.

Secara keseluruhan, jeda internasional memberikan gambaran dua sisi bagi Barcelona. Yamal pulang dengan kepercayaan diri yang meningkat, sementara kondisi Raphinha masih harus diawasi sebelum tim kembali ke agenda klub.

Situasi ini kembali menegaskan risiko yang selalu menyertai agenda internasional. Klub membutuhkan pemain dalam kondisi terbaik untuk menghadapi musim panjang, namun para pemain juga tetap memiliki kewajiban membela negaranya masing-masing.

Barcelona kini berharap Raphinha segera pulih dan Yamal mampu mempertahankan performanya. Jika keduanya kembali dalam kondisi optimal, Hansi Flick akan memiliki dua senjata penting untuk menghadapi periode kompetisi yang semakin berat.