Skip to content
Sunday, 11 October 2026
KOLOMBOLA.COM
FOOTBALL
NEWSROOM
Liga Champions

Fabregas Redam Euforia Como Usai Kemenangan atas Leipzig

SHARE

KOLOMBOLA.COM – Cesc Fabregas meminta Como tidak larut dalam euforia setelah meraih kemenangan meyakinkan atas RB Leipzig di Stadio Giuseppe Sinigaglia. Dalam laga bersejarah itu, Martin Baturina, Tasos Douvikas, Assane Diao, dan Maximo Perrone masing-masing mencetak gol untuk membawa Como menang besar.

Hasil tersebut membuat Como menjadi klub Italia keempat yang mampu memenangi laga debut mereka di European Cup atau Liga Champions. Bagi klub asal Lombardia itu, kemenangan atas Leipzig menjadi bukti perkembangan pesat dalam beberapa musim terakhir.

Meski begitu, Fabregas menegaskan bahwa pesta tidak boleh berlangsung lama. Ia ingin para pemain segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya di Serie A, yakni menghadapi Parma.

“Saya bahagia, tetapi itu hanya akan berlangsung selama lima menit, karena setelah itu kami harus mempersiapkan diri menghadapi Parma pada Senin dan membutuhkan energi yang sama seperti malam ini,” ujar Fabregas kepada Sky Sport Italia.

Fabregas memahami betul makna historis kemenangan tersebut bagi Como, yang untuk pertama kalinya tampil di Liga Champions. Namun, menurutnya, pencapaian itu merupakan buah dari kerja keras tim sepanjang musim lalu.

Pelatih asal Spanyol itu juga menegaskan bahwa target utama Como tetap berada di kompetisi domestik. Konsistensi di Serie A dinilai menjadi kunci agar mereka bisa kembali ke panggung tertinggi Eropa pada musim berikutnya.

“Namun, Serie A tetap menjadi target terpenting. Bagaimanapun, kompetisi itulah yang memungkinkan kami kembali ke Liga Champions,” kata Fabregas.

Saat ini, Como menempati posisi keempat klasemen Serie A dengan tujuh poin dari tiga pertandingan. Mereka mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang sebelum menghadapi Parma pada Senin, 14 September.

Kemenangan atas Leipzig juga menunjukkan kualitas Como dalam pertandingan besar. Dalam laga tersebut, mereka unggul dalam penciptaan peluang berbahaya dan mencatat expected goals (xG) 2,30, lebih baik dari Leipzig yang berada di angka 1,42.

Namun, jadwal padat akan segera menguji kedalaman skuad Como. Fabregas meminta timnya tetap rendah hati dan siap tampil maksimal setiap tiga hari.

“Kami adalah tim muda yang mendapatkan tambahan energi dari Liga Champions, tetapi saya akan sangat marah jika kemudian kami tidak memberikan seluruh kemampuan di Serie A. Kami harus rendah hati dan mampu tampil setiap tiga hari,” ujarnya.

Laga melawan Parma akan menjadi ujian pertama Como setelah malam bersejarah di Liga Champions. Hasil positif di Serie A akan sangat penting agar kemenangan atas Leipzig tidak berhenti sebagai momen spesial semata, melainkan menjadi awal dari langkah yang lebih besar musim ini.