KOLOMBOLA.COM – Chelsea menunjukkan tanda-tanda kebangkitan saat menghadapi Liverpool di Anfield. Sempat tertinggal cepat oleh gol Ryan Gravenberch pada menit keenam, The Blues mampu merespons lewat sepakan bebas Enzo Fernandez yang berujung gol penyama kedudukan.
Chelsea memulai laga dengan cukup sulit karena Liverpool langsung menekan sejak menit awal. Gravenberch membawa tuan rumah unggul melalui tembakan melengkung dari luar kotak penalti, sementara suporter tim tamu sempat melontarkan nyanyian protes kepada pemilik klub.
Setelah melewati 20 menit pertama, permainan Chelsea mulai membaik. Mereka lebih berani menguasai bola dan membangun serangan hingga akhirnya menyamakan skor melalui bola mati Fernandez. Dalam tayangan ulang, Wesley Fofana sempat diduga menjadi pemain terakhir yang menyentuh bola sebelum masuk ke gawang.
Performa Chelsea kemudian terus meningkat sepanjang pertandingan. Tim tamu bahkan dinilai layak meraih kemenangan karena tampil lebih konsisten dalam menekan Liverpool di sisa laga.
Hasil ini juga menjadi sinyal peringatan bagi Manchester City menjelang final Piala FA. Sejumlah pemain utama Chelsea tampil menonjol, seperti Cole Palmer, Enzo Fernandez, Marc Cucurella, dan Joao Pedro.
Kehadiran kembali Reece James setelah absen tujuh pekan karena cedera turut menambah kekuatan skuad asuhan Chelsea. Selain itu, Levi Colwill yang kembali fit serta penampilan solid kiper Filip Jorgensen membuat performa tim tampak lebih seimbang.
Jika seluruh elemen permainan mereka kembali berjalan dengan baik, Chelsea tetap menjadi lawan yang berbahaya bagi siapa pun. Dengan modal performa di Anfield, mereka dinilai punya peluang besar untuk menantang Manchester City pada laga final pekan depan.




