KOLOMBOLA.COM – Salah satu persoalan yang membayangi Real Madrid musim ini bukan hanya urusan ruang ganti atau kedisiplinan pemain, melainkan cedera yang terus menumpuk sepanjang musim.
Gangguan kebugaran para pemain membuat stabilitas tim sulit terjaga. Menurut laporan Defensa Central, Real Madrid sudah mengalami 51 cedera pada musim ini, angka yang nyaris setara dengan musim sebelumnya.
Pada musim terakhir Carlo Ancelotti, Madrid juga mencatat 50 cedera. Kala itu, kondisi tersebut sudah dianggap cukup mengkhawatirkan, dan situasi musim ini kembali memunculkan masalah yang sama.
Cedera terbaru dialami Kylian Mbappe yang mengalami gangguan otot. Penyerang asal Prancis itu diperkirakan menepi dalam beberapa pertandingan penting.
Salah satu kasus paling serius menimpa Eder Militao. Bek asal Brasil itu harus menjalani operasi akibat cedera hamstring dan diperkirakan absen setidaknya lima bulan. Cedera tersebut juga menutup peluangnya tampil di Piala Dunia.
Mbappe sendiri juga diragukan tampil pada laga El Clasico mendatang. Sebelumnya, ia sudah berada dalam situasi yang rawan akibat kombinasi masalah kartu dan kebugaran.
Untuk mengatasi masalah ini, Real Madrid sempat melakukan perubahan di departemen medis pada Januari. Klub memanggil kembali Niko Mihic untuk memperkuat tim medis dan menunjuk Antonio Pintus kembali sebagai pelatih fisik.
Namun, langkah tersebut belum memberi dampak signifikan. Cedera tetap terus menghantam skuad utama dan membuat solusi yang dijalankan belum berjalan efektif.
Hanya empat pemain Real Madrid yang sejauh ini tidak mengalami cedera musim ini, yakni Vinicius Jr., Gonzalo, Fran Garcia, dan Brahim. Hampir seluruh pemain lainnya harus menepi setidaknya satu kali.
Kondisi itu membuat rotasi tim tidak stabil dan turut memengaruhi performa di laga-laga penting. Salah satunya terjadi saat Thibaut Courtois absen di Liga Champions, yang ikut berdampak pada kekuatan tim.
Dengan rentetan cedera yang terus berulang, Real Madrid kini menghadapi tantangan besar untuk menjaga konsistensi di sisa musim.




