KOLOMBOLA.COM – Milan dan Atalanta sama-sama datang dengan modal positif jelang pertemuan di San Siro pada Minggu, 18 Oktober 2026. Kedua tim baru saja meraih kemenangan meyakinkan di kompetisi Eropa pada pertengahan pekan.
Milan melumat RB Salzburg 4-0 di Liga Europa, sementara Atalanta menundukkan Pafos 3-1 di Conference League. Hasil tersebut memberi tambahan kepercayaan diri bagi dua tim yang sama-sama masih memburu posisi empat besar Serie A.
Milan saat ini menempati peringkat kelima dengan koleksi 12 poin dari enam laga. Tim asuhan Ruben Amorim itu sempat tertahan setelah bermain imbang 1-1 melawan Sassuolo pada pekan sebelumnya.
Meski demikian, performa kandang Milan mulai membaik. Kemenangan atas Venezia dan Lecce membuka peluang Rossoneri mencatat tiga kemenangan kandang beruntun di Serie A untuk pertama kalinya pada tahun kalender ini.
Di sisi lain, Atalanta juga sedang berusaha menjaga momentum setelah mengakhiri tren tiga kekalahan beruntun. Dua kemenangan beruntun atas Venezia dan Pafos menjadi bekal penting sebelum menghadapi rival regional mereka.
Namun, Milan punya catatan head to head yang kurang menguntungkan. Rossoneri belum menang dalam enam laga liga terakhir melawan Atalanta dan hanya meraih satu poin dari empat pertemuan terbaru. La Dea bahkan memenangi empat dari lima lawatan terakhir ke San Siro di semua kompetisi, termasuk kemenangan 3-2 pada musim lalu.
Dari sisi skuad, Milan diperkirakan melakukan rotasi setelah tampil di Eropa pada tengah pekan. Francesco Camarda kemungkinan digantikan pemain lain di lini depan, sementara Diego Moreira, Ruben Loftus-Cheek, Omari Hutchinson, dan Christian Pulisic berpeluang tampil sejak awal. Alphadjo Cisse juga menjadi sorotan setelah mencetak hat-trick sempurna ke gawang Salzburg.
Milan tidak bisa menurunkan Filippo Terracciano yang menjalani sanksi larangan bermain, sedangkan Matteo Gabbia dan Alexis Saelemaekers masih absen hingga akhir tahun. Meski begitu, sebagian besar pemain utama diperkirakan tetap tersedia.
Atalanta juga memiliki sejumlah persoalan cedera. Nikola Krstovic tampil tajam usai mencetak dua gol dan satu assist saat melawan Venezia, sedangkan Gianluca Scamacca bersaing untuk mengisi posisi penyerang utama setelah mencetak gol ke gawang Pafos. Eljif Elmas absen karena skorsing, sementara Odilon Kossounou, Kamaldeen Sulemana, dan Isak Hien masih cedera. Kondisi Giorgio Scalvini, Giacomo Raspadori, dan Franck Kessie juga belum sepenuhnya pasti.
Perkiraan susunan pemain:
Milan (3-4-2-1): Maignan; Gila, De Winter, Pavlovic; Chukwueze, Modric, Rabiot, Estupinan; Pulisic, Cisse; Ramos
Atalanta (4-3-3): Carnesecchi; Bellanova, Kristensen, Kolasinac, Bernasconi; Ederson, Gaetano, Pasalic; De Ketelaere, Krstovic, Rowe
Secara form, Milan unggul sebagai tuan rumah, tetapi Atalanta punya rekor pertemuan yang lebih baik dalam beberapa musim terakhir. Pertandingan diperkirakan berlangsung ketat dan sama-sama terbuka, dengan peluang kedua tim untuk mencetak gol cukup besar.
Meski Atalanta memiliki keunggulan historis, San Siro bisa menjadi faktor penting bagi Milan untuk mengamankan hasil positif. Dengan pertimbangan performa terkini dan faktor kandang, laga ini diprediksi berakhir tipis untuk Rossoneri.
Prediksi skor akhir: Milan 2-1 Atalanta
Jadwal pertandingan
Kompetisi: Serie A 2026-27
Pertandingan: Milan vs Atalanta
Stadion: San Siro
Hari/Tanggal: Minggu, 18 Oktober 2026
Kick-off: 23.00 WIB
Live streaming: Vidio
Catatan: Akses live streaming di Vidio umumnya memerlukan langganan paket berbayar.




