Skip to content
Sunday, 18 October 2026
KOLOMBOLA.COM
FOOTBALL
NEWSROOM
Serie A

Rapor Pemain Inter Milan saat Menang 3-1 atas Bologna: Carlos Augusto Jadi Penentu

SHARE

KOLOMBOLA.COM – Inter Milan meraih kemenangan penting 3-1 atas Bologna dalam lanjutan Serie A. Sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Tommaso Pobega pada menit ke-10, Nerazzurri bangkit lewat gol Marcus Thuram sebelum Carlos Augusto menjadi pembeda setelah masuk dari bangku cadangan.

Kemenangan ini menjaga Inter tetap di puncak klasemen Serie A setelah tujuh pekan pertandingan. Selain mempertahankan rekor tak terkalahkan, kemenangan ini juga menegaskan peran besar para pemain pengganti dalam membalikkan keadaan.

Kiper dan bek

Yann Sommer tidak terlalu banyak bekerja karena Bologna hanya menciptakan sedikit ancaman. Ia gagal menghentikan sepakan Pobega, tetapi tetap mencatat tiga penyelamatan penting untuk menjaga Inter tetap dalam jalur kemenangan.

Yann Bisseck tampil solid dalam duel fisik saat mengisi sisi kanan trio bek Inter. Meski sempat kesulitan mengantisipasi serangan balik Bologna, permainannya membaik seiring pertandingan berjalan.

Manuel Akanji menjadi sosok penting dalam menjaga stabilitas lini belakang setelah Inter kebobolan lebih dulu. Ia juga aktif membantu build-up serangan dari belakang dan menjaga garis pertahanan tetap tinggi.

Alessandro Bastoni tampil konsisten dalam distribusi bola dari lini belakang. Umpan-umpan progresifnya membantu Inter keluar dari tekanan Bologna, meski ia tidak terlibat langsung dalam proses gol.

Gelandang

Piotr Zielinski menunjukkan kualitas tekniknya dalam mengatur tempo permainan. Ia juga mencatat assist untuk gol Carlos Augusto pada menit ke-69 sebelum ditarik keluar menjelang akhir laga.

Nicolò Barella kembali menjadi motor permainan Inter di lini tengah. Ia memberi assist untuk gol penyama kedudukan Marcus Thuram dan terus aktif membantu serangan maupun transisi bertahan.

Federico Dimarco memberikan lebar serangan dari sisi kiri dan beberapa kali mengirim umpan berbahaya ke kotak penalti. Meski tak mencatat kontribusi langsung dalam gol, pergerakannya membuat pertahanan Bologna tetap waspada.

Petar Sucic menjalankan tugasnya dengan disiplin dalam membantu pertahanan dan memberi ruang bagi Barella untuk lebih bebas bergerak. Namun, ia menyia-nyiakan peluang emas pada menit ke-76 saat tembakannya membentur tiang.

Henrique menjalani laga yang sulit setelah kehilangan bola dalam proses yang berujung pada gol pembuka Bologna. Ia kesulitan menemukan ritme permainan dan akhirnya ditarik keluar pada menit ke-69.

Penyerang

Marcus Thuram menjadi tumpuan serangan Inter dan mencetak gol penyama kedudukan lewat sundulan pada menit ke-44. Ia terus memberi ancaman bagi lini belakang Bologna sebelum digantikan pada menit ke-79.

Francesco Pio Esposito kesulitan memberi dampak berarti di lini depan selama berada di lapangan. Ia juga menerima kartu kuning pada menit ke-35 setelah melakukan pelanggaran akibat frustrasi.

Pemain pengganti

Carlos Augusto menjadi pemain paling menentukan bagi Inter. Masuk pada menit ke-69, ia langsung mencetak gol dengan sentuhan pertamanya untuk membawa Inter berbalik unggul, lalu menyumbang assist bagi gol ketiga Bonny.

Bonny masuk menggantikan Esposito pada menit ke-58 dan menambah tenaga di lini depan. Setelah golnya dianulir karena offside pada menit ke-82, ia langsung membayar lunas dengan gol pada menit ke-83 untuk memastikan kemenangan Inter.

Andy Diouf masuk menggantikan Henrique pada menit ke-69 dan membantu Inter menjaga intensitas di lini tengah hingga laga usai.

Henrikh Mkhitaryan masuk menggantikan Thuram pada menit ke-79 untuk menambah pengalaman di lapangan, meski waktunya terlalu singkat untuk dinilai secara maksimal.

Hakan Calhanoglu juga turun pada penghujung laga menggantikan Zielinski dan membantu Inter menjaga penguasaan bola pada menit-menit akhir.

Kemenangan 3-1 ini memperlihatkan kedalaman skuad Inter Milan yang kembali menjadi pembeda. Saat pemain inti kesulitan, kontribusi pemain pengganti justru memastikan tiga poin tetap aman di tangan Nerazzurri.

Sumber: Goal International