Skip to content
Monday, 19 October 2026
KOLOMBOLA.COM
FOOTBALL
NEWSROOM
Timnas

John Herdman Bidik 2 Pemain Naturalisasi, Wonderkid Arsenal Demiane Agustien Masuk Radar PSSI

SHARE

KOLOMBOLA.COM – Nama Demiane Agustien kembali menjadi sorotan setelah pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, disebut tengah membidik dua pemain naturalisasi untuk memperkuat skuad Garuda. Pemain muda berusia 19 tahun itu dinilai memiliki profil yang sesuai karena bisa beroperasi sebagai gelandang serang maupun penyerang sayap.

Agustien lahir di Oss, Belanda, pada 28 Juli 2007. Ia memiliki darah Indonesia dari garis keturunan neneknya yang disebut lahir di Jakarta. Demiane juga merupakan putra Kemy Agustien, mantan pesepak bola berpaspor Curacao yang pernah bermain untuk sejumlah klub Inggris, termasuk Birmingham City, Swansea City, Crystal Palace, dan Brighton & Hove Albion.

Peluang Agustien bergabung ke Timnas Indonesia kini ikut menjadi perhatian. Noor Korompot, Staf Khusus Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas, menyebut tim hukum PSSI sedang mempelajari kemungkinan naturalisasinya. Namun, proses tersebut masih perlu ditelaah lebih lanjut, terutama terkait riwayat penampilan Agustien bersama tim nasional kelompok umur Curacao dan Belanda.

Agustien dinilai cocok dengan kebutuhan Timnas Indonesia yang ingin menambah opsi di sektor serang. Kemampuannya bermain sebagai gelandang serang dan penyerang sayap sejalan dengan kebutuhan pemain di posisi nomor tujuh dan sebelas yang tengah diupayakan John Herdman.

Noor Korompot menjelaskan bahwa garis keturunan Indonesia Agustien berasal dari pihak ibunya, yang memiliki darah campuran Mesir-Indonesia. Nenek Agustien dari pihak ibu disebut lahir di Jakarta.

“Demiane Agustien memperoleh garis darah Indonesia dari pihak ibunya, yang memiliki keturunan campuran Mesir-Indonesia serta seorang ibu, nenek Demiane, yang lahir asli di Indonesia,” tulis Noor Korompot melalui akun Instagramnya, @noorkorompotalks, Selasa (13-9-2026).

Ia juga menegaskan bahwa tim hukum PSSI tengah bekerja untuk mempelajari proses tersebut. Menurutnya, prinsip naturalisasi tetap sama, yakni hanya dilakukan bagi pemain yang memiliki darah keturunan Indonesia.

“Prosesnya, insyaallah. Tim Lawyer PSSI sedang bekerja. Prinsip yang tidak berubah dari proses naturalisasi sebelumnya hanya akan dilakukan untuk pemain yang memiliki darah keturunan Indonesia,” jelasnya.

Meski memiliki garis keturunan Indonesia, peluang Agustien membela Timnas Indonesia tidak hanya bergantung pada proses naturalisasi. Riwayat penampilannya bersama tim nasional kelompok umur Curacao dan Belanda juga harus dikaji sesuai regulasi FIFA.

Agustien pernah memperkuat Timnas Curacao U-17 pada Concacaf U-17 2023 dan tampil bersama Timnas Belanda U-19 dalam Kualifikasi Euro U-19 2026. Keterlibatannya bersama dua asosiasi tersebut menjadi aspek penting yang perlu diperiksa sebelum PSSI mengambil langkah berikutnya.

Berdasarkan Statuta FIFA Pasal 10 tentang perubahan asosiasi, pemain yang pernah membela suatu asosiasi dalam kompetisi resmi dapat mengajukan perpindahan dengan memenuhi syarat tertentu. Regulasi itu juga mengatur pembatasan serta pengecualian yang harus diperiksa sesuai kondisi masing-masing pemain.

Salah satu aspek utama adalah status kewarganegaraan pemain ketika pertama kali tampil dalam kompetisi resmi untuk asosiasi sebelumnya. Karena itu, pengalaman Agustien bersama Curacao U-17 dan Belanda U-19 tidak otomatis menutup peluangnya membela Indonesia, tetapi juga belum memastikan perpindahan asosiasi bisa disetujui.