KOLOMBOLA.COM – Bayern Munchen meraih kemenangan meyakinkan atas Bodo/Glimt dengan skor 5-0 dalam laga Liga Champions. Meski sempat kesulitan di babak pertama, tim asal Jerman itu akhirnya mampu memecah kebuntuan setelah tampil sabar menghadapi pertahanan rapat lawan.
Bodo/Glimt bermain disiplin dengan blok rendah dan menutup rapat area di sekitar kotak penalti. Situasi itu membuat Bayern sulit menciptakan peluang bersih meski mendominasi penguasaan bola sejak awal pertandingan.
Bodo/Glimt mampu menahan gempuran Bayern hingga turun minum. Joshua Kimmich sempat melepaskan tembakan yang membentur tiang, tetapi belum ada gol yang tercipta bagi tuan rumah pada babak pertama.
Michael Olise mengakui pertandingan berjalan tidak mudah pada 45 menit pertama. “Saya pikir ini adalah penampilan yang bagus. Babak pertama sedikit sulit karena mereka bermain dengan blok rendah dan ruangnya sangat sempit,” ujar Olise kepada UEFA.
Meski belum mencetak gol, Bayern tidak mengubah pendekatan permainan. Olise menjelaskan bahwa timnya tetap menjalankan rencana yang sama dan terus memberi tekanan hingga pertandingan mulai terbuka.
Perubahan penting terjadi pada awal babak kedua ketika Bodo/Glimt mengganti kiper mereka. Nikita Haikin harus ditarik keluar dan digantikan Julian Faye Lund, yang langsung kebobolan saat Jamal Musiala membuka skor untuk Bayern.
Setelah itu, Bayern semakin leluasa mengendalikan permainan. Harry Kane menambah keunggulan lewat sundulan, Alphonso Davies memperbesar skor menjadi 3-0, lalu Olise mencetak dua gol di fase akhir laga untuk memastikan kemenangan telak 5-0.
Bodo/Glimt juga harus bermain dengan 10 orang setelah Odin Bjørtuft diganjar kartu merah. Kondisi tersebut membuat Bayern makin dominan hingga pertandingan berakhir.
Olise menegaskan kesabaran menjadi kunci kemenangan timnya. Ia menyebut pelatih memberi instruksi agar Bayern tetap tenang dan terus bermain dengan cara yang sama sampai peluang datang.
“Kami bermain dengan cara yang sama. Apa pun yang terjadi, terjadilah. Saat jeda, pelatih meminta kami terus bermain seperti sebelumnya karena pertandingan akan terbuka dan kami harus memanfaatkan peluang,” kata Olise.
Pemain asal Prancis itu juga menilai chemistry antarpemain Bayern semakin kuat. Menurut dia, para pemain sudah saling memahami pergerakan satu sama lain sehingga kerja sama di lapangan semakin efektif.
Kemenangan 5-0 ini menjadi bukti Bayern tidak perlu terburu-buru saat menghadapi pertahanan yang sangat rapat. Kesabaran mereka justru menghasilkan kemenangan besar sekaligus awal yang positif di Liga Champions musim ini.




