Skip to content
Sunday, 25 October 2026
KOLOMBOLA.COM
FOOTBALL
NEWSROOM
Timnas

John Herdman Ceritakan Drama Injury Time dan 3 Gol Timnas Indonesia dalam 37 Detik

SHARE

KOLOMBOLA.COM – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkap kisah di balik drama injury time pada laga terakhir Grup A yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (1/10/2026) malam WIB. Indonesia menutup pertandingan dengan kemenangan besar dan memastikan diri finis sebagai juara Grup A.

Dalam laga tersebut, Indonesia tampil dominan dan membombardir Bangladesh dengan deretan gol. Mitchell Baker menjadi bintang utama lewat lima gol yang masing-masing dicetak pada menit ke-11, 20, 37, 42, dan 90+8. Empat gol lainnya dibukukan Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks.

Herdman mendapat pertanyaan soal situasi di penghujung laga, ketika papan tambahan waktu sempat menunjukkan dua menit. Menurutnya, keputusan itu membingungkan para pemain karena sepanjang pertandingan telah terjadi beberapa pemeriksaan VAR.

"Ya, saya tidak begitu pasti. Ketika mereka mengangkat papan dua menit itu, saya rasa setiap orang di stadion tahu bahwa itu sebuah kesalahan. Pasalnya, telah terjadi beberapa kali pengecekan VAR," ujar Herdman.

Pelatih asal Inggris itu mengatakan dirinya sempat meminta penjelasan kepada ofisial keempat terkait tambahan waktu yang ditampilkan wasit. Namun, suasana menjadi semakin sulit karena Bangladesh mencetak gol di tengah kebingungan para pemain Indonesia.

"Jadi, ketika menanyakan kepada ofisial keempat, ‘Apakah ini sebuah kesalahan?’, dia menjawab, ‘Ya.’ Tetapi pada saat itu, lawan mencetak gol. Para pemain kebingungan dan kehilangan fokus," ungkapnya.

Meski demikian, Herdman menilai respons para pemain setelah momen tersebut sangat luar biasa. Ia memuji semangat dan ketenangan skuad Garuda dalam mengatasi situasi yang tidak mudah.

Herdman juga mengungkap cerita menarik lain di balik kemenangan besar itu. Ia menyebut tiga gol cepat Indonesia pada menit-menit akhir merupakan hasil latihan simulasi yang dilakukan sehari sebelumnya.

"Kemarin dalam sesi latihan, kami melakukan simulasi latihan drill, dan saya bertanya kepada mereka, ‘Berapa gol yang bisa kita cetak dalam 30 detik?’ Mereka menjawab tiga. Saya bilang tidak mungkin ada peluang. Ternyata tiga gol tercipta dalam 37 detik," kata Herdman.

Tiga gol cepat itu dicetak Luke Vickery, Kevin Diks, dan Mitchell Baker. Rangkaian gol tersebut menjadi penutup kemenangan telak Indonesia sekaligus mengantarkan tim melaju ke final.

Herdman menegaskan bahwa kemenangan ini memperlihatkan karakter kuat para pemain Indonesia. Ia juga menyoroti perjuangan skuad Garuda dalam dua pertandingan terakhir yang menurutnya menunjukkan komitmen tinggi untuk negara.

"Mereka percaya. Dan terlepas dari keputusan wasit atau apa pun itu, setiap orang bisa berbuat salah, tetapi Anda memiliki sekelompok pria yang begitu berkomitmen untuk negaranya. Ini dua pertandingan berturut-turut di mana mereka mati-matian di lapangan demi negara ini. Saya bangga. Benar-benar bangga," ujarnya.