KOLOMBOLA.COM – Penyerang muda Aston Villa, Brian Madjo, mencatatkan sejarah baru di Piala Super Eropa setelah menjadi pencetak gol termuda sepanjang turnamen tersebut. Meski Aston Villa kalah 1-2 dari Paris Saint-Germain (PSG), gol Madjo tetap menjadi sorotan utama dalam laga di Red Bull Arena, Salzburg, Kamis (13/8/2026) dini hari WIB.
PSG lebih dulu unggul lewat Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-20. Aston Villa kemudian menyamakan kedudukan melalui gol Madjo menjelang turun minum, sebelum Desire Doue memastikan kemenangan PSG pada babak kedua.
Gol tersebut menjadi momen penting bagi Madjo, yang baru bergabung dengan Aston Villa pada Januari 2026 dari Metz dengan nilai transfer £12 juta. Pada awal pertandingan, ia sempat membuang dua peluang sundulan, tetapi terus aktif mencari ruang di lini belakang PSG.
Kesempatan akhirnya datang lewat umpan silang John McGinn ke tiang jauh. Madjo menyambut bola dengan tendangan voli kaki kiri tanpa membiarkannya memantul, yang membuat skor berubah menjadi 1-1.
Catatan UEFA menyebut Madjo mencetak gol pada usia 17 tahun 212 hari. Ia pun resmi melewati rekor Patrick Kluivert, yang sebelumnya menjadi pencetak gol termuda di Piala Super Eropa saat membela Ajax pada 1996 di usia 19 tahun 220 hari.
Dengan demikian, Madjo memecahkan rekor tersebut dengan selisih lebih dari dua tahun. Berikut lima pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Super Eropa:
17 tahun 212 hari: Brian Madjo (Aston Villa, 2026)
19 tahun 220 hari: Patrick Kluivert (Ajax, 1996)
20 tahun 201 hari: Marco Asensio (Real Madrid, 2016)
20 tahun 321 hari: David Fairclough (Liverpool, 1977)
20 tahun 334 hari: John Arne Riise (Liverpool, 2001)




