KOLOMBOLA.COM – Manchester City disebut telah menemukan gambaran awal mengenai sosok yang bisa menggantikan Bernardo Silva tanpa harus mengeluarkan biaya transfer.
Asisten pelatih Manchester City, Pep Lijnders, mengonfirmasi pada akhir pekan ini bahwa Bernardo Silva akan meninggalkan Stadion Etihad setelah musim ini berakhir. Sang kapten telah menjadi bagian penting The Citizens sejak didatangkan dari AS Monaco pada 2017.
Pemain berusia 31 tahun itu selama ini dikenal sebagai sosok yang sangat berpengaruh di skuad Manchester City. Kontribusinya dalam berbagai laga penting membuat namanya akan selalu dikenang oleh para pendukung klub.
Dalam beberapa tahun terakhir, Manchester City juga sudah melepas sejumlah pemain besar seperti Sergio Aguero, Vincent Kompany, dan Kevin De Bruyne. Kepergian Bernardo Silva kini menambah daftar pemain penting yang hengkang dari era modern klub.
Lijnders menegaskan bahwa menggantikan pemain seperti Bernardo bukan perkara mudah. Menurutnya, tidak ada sosok dengan karakteristik yang benar-benar sama.
Ia menyebut Bernardo sebagai pemain yang unik berkat kemampuannya mengendalikan permainan, pergerakan tanpa bola, kualitas menerima umpan, kepemimpinan, serta visi dalam mencari solusi di lapangan. Karena itu, Manchester City tidak mencari pengganti dengan profil identik, melainkan pemain yang bisa berkembang bersama tim dan mengisi peran inti dengan baik.
Pandangan tersebut sejalan dengan Pep Guardiola yang selama ini dikenal sangat mengagumi kualitas gelandang asal Portugal tersebut.
Laga melawan Liverpool menjadi penampilan ke-450 Bernardo bersama Manchester City. Ia juga tercatat sebagai pemain yang paling sering dimainkan Guardiola sepanjang karier kepelatihannya.
Fleksibilitas Bernardo menjadi salah satu keunggulan terbesarnya. Ia pernah dimainkan sebagai gelandang serang, penyerang, sayap kanan, sayap kiri, gelandang tengah, hingga bek sayap. Di setiap posisi, Bernardo selalu tampil dengan komitmen penuh.
Kondisi itu membuat pencarian penggantinya menjadi jauh lebih kompleks. Namun, Manchester City kini tampaknya memiliki opsi menarik dalam diri Nico O’Reilly.
Pemain berusia 21 tahun itu menjalani musim yang menonjol bersama tim utama. Setelah diperkenalkan ke skuad utama pada musim lalu, O’Reilly mulai mendapat kepercayaan lebih besar dari Guardiola.
Awalnya sebagai gelandang, O’Reilly sempat dimainkan sebagai bek kiri karena kebutuhan tim menyusul cedera Rayan Ait-Nouri. Meski berganti posisi, ia tetap tampil konsisten dan menunjukkan adaptasi yang baik.
Setelah Ait-Nouri kembali bermain, O’Reilly kembali ke lini tengah dan mulai memberi kontribusi lewat gol. Ia mencetak dua gol saat Manchester City menang atas Newcastle di Premier League, lalu kembali mencatatkan gol penting dalam kemenangan final Carabao Cup melawan Arsenal bulan lalu.
Sepanjang musim ini, O’Reilly sudah dimainkan di empat posisi berbeda dan tetap stabil di setiap peran. Jika tidak terkendala cedera, ia berpeluang besar masuk skuad Piala Dunia yang dipimpin Thomas Tuchel pada musim panas ini.
Manchester City juga masih membuka kemungkinan mendatangkan gelandang baru pada bursa transfer musim panas sebagai pengganti Bernardo. Sejumlah nama seperti Elliot Anderson dari Nottingham Forest dan Sandro Tonali dari Newcastle United sempat dikaitkan.
Namun, kebutuhan Manchester City bukan sekadar mencari pengganti langsung. Klub membutuhkan pemain yang andal, fleksibel, mampu bermain di banyak posisi, dan menjaga standar performa tinggi secara konsisten.
Dalam konteks itu, Nico O’Reilly dinilai memiliki potensi untuk memenuhi kriteria tersebut.




