Skip to content
Sunday, 23 August 2026
KOLOMBOLA.COM
FOOTBALL
NEWSROOM
La Liga

4 Pertanyaan Besar yang Mengiringi Barcelona Jelang Musim 2026/2027

SHARE

KOLOMBOLA.COM – Barcelona kembali disebut sebagai salah satu kandidat terkuat untuk menguasai sepak bola Spanyol. Namun, aktivitas transfer mereka pada musim panas ini masih menyisakan sejumlah persoalan yang harus segera diselesaikan.

Beberapa di antaranya bahkan memiliki batas waktu yang semakin dekat. Hansi Flick dan Barcelona perlu menemukan solusi sebelum musim baru berjalan terlalu jauh.

Lantas, apa saja pertanyaan besar yang mengiringi Barcelona menuju musim 2026/2027? Berikut empat hal yang akan menjadi sorotan utama.

1. Siapa yang akan menjadi striker utama?

Barcelona kehilangan Robert Lewandowski pada akhir musim 2025/2026. Mereka juga melepas Ferran Torres ke Paris Saint-Germain sehingga Flick kini tidak memiliki penyerang tengah senior dalam skuadnya.

Situasi tersebut membuat Flick harus mencari solusi dari pemain yang tersedia. Upaya mendatangkan Julian Alvarez disebut belum membuahkan hasil, sementara Lautaro Martinez dikabarkan tidak tersedia untuk dijual.

Anthony Gordon dan Karim Adeyemi bisa saja dimainkan sebagai penyerang tengah meski posisi utama mereka berada di sektor sayap. Raphinha atau Lamine Yamal juga dapat berperan sebagai false nine, tetapi keduanya bukan solusi jangka panjang.

Flick juga bisa memberi kesempatan kepada Hamza Abdelkarim yang baru berusia 18 tahun. Penyerang muda itu mencetak empat gol selama pramusim, tetapi kemungkinan besar masih akan tampil bersama Barcelona Atlètic.

Keputusan Flick akan menjadi perhatian saat Barcelona menghadapi Elche pada Minggu. Pilihan tersebut bisa menjadi gambaran rencana sepanjang musim jika Barcelona gagal mendatangkan striker baru sebelum bursa transfer ditutup.

2. Apakah Rodri bisa menjadi kunci sukses di Liga Champions?

Barcelona membuat kejutan besar pada musim panas ini dengan membajak Rodri dari Real Madrid. Gelandang yang baru saja menjadi juara Piala Dunia itu diikat hingga 2030 dengan nilai transfer mencapai 76,5 juta euro.

Kehadiran Rodri membuat lini tengah Barcelona yang sudah kuat menjadi semakin berbahaya. Mantan pemain Manchester City itu dapat berperan sebagai gelandang bertahan, sehingga Pedri memiliki kebebasan lebih besar untuk bergerak di area tengah.

Barcelona sebenarnya tidak membutuhkan Rodri untuk kembali menjadi juara La Liga. Mereka sudah memenangkan kompetisi tersebut dalam dua musim terakhir tanpa kehadiran gelandang asal Spanyol itu.

Namun, Rodri bisa menjadi pembeda dalam upaya Barcelona kembali berjaya di Eropa. Barcelona terakhir kali mencapai final Liga Champions pada musim 2014/2015, sehingga kualitas dan pengalamannya diharapkan membantu mereka memutus penantian tersebut.

3. Kapan pemain baru Barcelona bisa didaftarkan?

Masalah pendaftaran pemain kembali menjadi pembahasan Barcelona pada musim panas ini. Hingga beberapa hari sebelum musim dimulai, Rodri, Anthony Gordon, Karim Adeyemi, dan Joao Cancelo belum semuanya resmi terdaftar untuk tampil di La Liga.

Barcelona tentu tidak ingin kembali mengalami situasi seperti Dani Olmo dua tahun lalu. Saat itu, Olmo harus menunggu berminggu-minggu dan Barcelona bahkan membutuhkan cedera Andreas Christensen sebelum sang pemain akhirnya bisa didaftarkan.

Laporan dari Spanyol menyebut Barcelona seharusnya tidak mengalami masalah besar untuk mendaftarkan Rodri, Gordon, dan Adeyemi sebelum laga pembuka. Kondisi finansial klub disebut sudah kembali sesuai dengan aturan pengeluaran 1:1 La Liga.

Namun, situasi Cancelo berpotensi membutuhkan waktu sedikit lebih lama. Sebelum seluruh dokumen selesai dan dikonfirmasi, para pendukung Barcelona masih harus menunggu kepastian kapan pemain-pemain baru tersebut bisa dipilih Flick.

4. Bisakah Barcelona kembali mempertahankan gelar La Liga?

Barcelona sukses merebut gelar La Liga dari Real Madrid pada musim 2024/2025 dan mempertahankannya pada musim berikutnya. Gelar musim lalu bahkan relatif aman setelah pergantian tahun karena mereka hanya kehilangan poin dalam empat pertandingan pada 2026, dengan dua di antaranya terjadi setelah gelar dipastikan.

Kini Barcelona membidik gelar La Liga ketiga secara beruntun. Jika berhasil, mereka akan menyamai pencapaian yang terakhir kali terjadi 15 tahun lalu.

Barcelona sebelumnya menjadi juara pada musim 2008/2009, 2009/2010, dan 2010/2011 di bawah asuhan Pep Guardiola. Hingga kini, pencapaian tersebut menjadi satu-satunya tiga gelar La Liga beruntun yang diraih sebuah klub pada abad ke-21.

Sejarah memang tidak sepenuhnya berpihak kepada Barcelona dalam misi tersebut. Namun, Flick dan anak asuhnya sudah menunjukkan kemampuan untuk menulis ulang sejumlah catatan penting.