Skip to content
Monday, 24 August 2026
KOLOMBOLA.COM
FOOTBALL
NEWSROOM
Timnas

15 Hari Jelang Piala Dunia, Neymar Kembali Bikin Cemas Timnas Brasil

SHARE

KOLOMBOLA.COM – Kondisi Neymar kembali menjadi perhatian Timnas Brasil menjelang Piala Dunia 2026. Tak lama setelah pengumuman skuad, media lokal melaporkan sang penyerang mengalami edema pada betis kanan saat berlatih bersama Santos.

Masalah tersebut membuat Neymar harus melewatkan sisa pertandingan klubnya sebelum turnamen digelar. Ia sempat berusaha menenangkan publik dengan menyebut cedera yang dialami masih dalam kendali dan tidak akan mengganggu peluangnya tampil di Piala Dunia.

Namun, situasi kembali berubah pada Rabu waktu setempat. Federasi Sepak Bola Brasil mengonfirmasi Neymar tidak mengikuti sesi latihan di Granja Comary dan justru menjalani pemeriksaan medis tambahan.

Menurut laporan ESPN Brasil melalui Pedro Ivo Almeida, federasi menyebut perkembangan lebih lanjut akan diumumkan setelah evaluasi tim medis Brasil selesai dilakukan.

Hingga saat ini belum ada indikasi resmi bahwa Neymar akan dicoret dari skuad Brasil. Meski demikian, kondisi fisiknya kembali menjadi sorotan besar menjelang salah satu turnamen terpenting dalam kariernya.

Brasil datang ke Piala Dunia 2026 dengan tekanan besar setelah belum lagi meraih gelar sejak 2002. Periode itu menjadi paceklik gelar Piala Dunia terpanjang dalam sejarah Selecao.

Di lini depan, Brasil diperkirakan tetap mengandalkan Vinicius Junior dan Raphinha. Neymar tetap dipanggil karena dinilai memiliki pengalaman dan kualitas yang belum sepenuhnya tergantikan di skuad saat ini.

Di usia 33 tahun, Neymar masih menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah timnas Brasil dengan 79 gol internasional. Meski kariernya beberapa kali terganggu cedera, ia tetap menjadi salah satu figur paling dikenal dalam sepak bola dunia.

Brasil dijadwalkan menghadapi Panama pada 31 Mei di Maracana sebelum melawan Mesir pada 6 Juni dalam laga uji coba terakhir menuju Piala Dunia.

Partisipasi Neymar dalam dua laga tersebut diperkirakan akan menjadi petunjuk paling jelas mengenai kondisi pemulihannya. Setelah itu, Selecao akan membuka perjalanan di Grup C melawan Maroko pada 13 Juni, lalu menghadapi Haiti pada 19 Juni dan Skotlandia pada 24 Juni.